BAKN DPR RI Bahas Sistem Pengawasan Keuangan Negara dengan BPK Kenya
Kamis, 02 Desember 2021 - 20:13 WIB
loading...
A
A
A
Auditor-General bertugas memastikan apakah uang publik telah digunakan sesuai hukum dan peraturan serta secara efektif. Dalam pelaksanaannya, OAG melakukan beberapa jenis audit, diantaranya National Audit, Compliance Audit, Performance Audit, Specialized Audit dan Specialized Procurment Audit.
Menurut Gathungu, dalam melaksanakan tugas pengawasannya, OAG memiliki hubungan kerja yang erat dengan Parlemen Kenya, khususnya Public Account Commiittee (PAC atau BAKN). Keduanya merupakan lembaga terpenting dalam menjamin terselenggaranya akuntabilitas keuangan negara di Kenya.
OAG menyampaikan laporan hasil investigasinya setiap enam bulan ke Parlemen. Dan Parlemen berkewajiban untuk menyampaikan catatannya kepada OAG mengenai hal-hal yang telah ditindaklanjuti dan mana yang masih pending.
Di akhir paparannya, Nancy Gathungu menyampaikan apresiasi atas kunjungan BAKN DPR RI dan menyatakan bahwa dari kunjungan tersebut, pihaknya banyak memperoleh pelajaran mengenai sistem pengawasan di Indonesia.
Nancy Gathungu juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia yang telah memberikan kesempatan kepada para pejabatnya untuk mengikuti pelatihan mengenai Audit Lingkungan dan Audit Perminyakan di Indonesia.
Sementara itu, Duta Besar Dr Mohamad Hery Saripudin menyampaikan apresiasi dan harapannya agar Indonesia dan Kenya dapat menjalin hubungan dan kerja sama mengenai pengawasan dan akuntabilitas pengggunaan keuangan negara.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Auditor-General dan Kementerian Luar Negeri Kenya yang telah memfasilitasi terwujudnya pertemuan OAG dengan BAKN DPR RI,” papar Dubes Hery.
Menurut Gathungu, dalam melaksanakan tugas pengawasannya, OAG memiliki hubungan kerja yang erat dengan Parlemen Kenya, khususnya Public Account Commiittee (PAC atau BAKN). Keduanya merupakan lembaga terpenting dalam menjamin terselenggaranya akuntabilitas keuangan negara di Kenya.
OAG menyampaikan laporan hasil investigasinya setiap enam bulan ke Parlemen. Dan Parlemen berkewajiban untuk menyampaikan catatannya kepada OAG mengenai hal-hal yang telah ditindaklanjuti dan mana yang masih pending.
Di akhir paparannya, Nancy Gathungu menyampaikan apresiasi atas kunjungan BAKN DPR RI dan menyatakan bahwa dari kunjungan tersebut, pihaknya banyak memperoleh pelajaran mengenai sistem pengawasan di Indonesia.
Nancy Gathungu juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia yang telah memberikan kesempatan kepada para pejabatnya untuk mengikuti pelatihan mengenai Audit Lingkungan dan Audit Perminyakan di Indonesia.
Sementara itu, Duta Besar Dr Mohamad Hery Saripudin menyampaikan apresiasi dan harapannya agar Indonesia dan Kenya dapat menjalin hubungan dan kerja sama mengenai pengawasan dan akuntabilitas pengggunaan keuangan negara.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Auditor-General dan Kementerian Luar Negeri Kenya yang telah memfasilitasi terwujudnya pertemuan OAG dengan BAKN DPR RI,” papar Dubes Hery.
Lihat Juga :