Belarusia Ingin Pasang S-400 Rusia, Alasannya Mengejutkan

Kamis, 02 Desember 2021 - 14:30 WIB
loading...
A A A
“Saya bilang tidak. Tapi ketika tekanannya ekstrim sehingga Anda tahu, saya bisa membuktikan dan menunjukkannya, kami meledakkan satu lokasi, itu di hutan, tempatnya tidak hanya 10 sentimeter di sana, (area) itu sangat besar," ungkap Lukashenko.

Menurut Lukashenko, Putin menawarkan bantuan kepada mantan Presiden Ukraina Pyotr Poroshenko dalam pemulihan Donbass, tetapi Poroshenko menolak karena pengaruh eksternal.

"Dan Putin dengan sepenuh hati mengatakan: baik, apa yang mereka lakukan, kita harus menyelesaikan ini ... Ini (perang) harus berakhir dan Donbass harus dipulihkan. Orang-orang perlu hidup normal ... Saya katakan, jika itu resmi, saya siap berbicara dengan Poroshenko tentang topik ini ... Saya sudah siap pergi, dia (Putin) menggandeng tangan saya: dan (berkata) saya akan membantu memulihkan Donbass. Dan saya akan membantu, beri tahu dia (Poroshenko)," papar Lukashenko.

Presiden Belarusia mengakui dia memiliki hubungan baik dengan Poroshenko dan mengenalnya sebelum dia menjadi presiden Ukraina.

"Saya sarankan Anda mengembalikan Donbass. Putin memberi tahu saya tentang hal itu secara langsung. Saya menekankan ini. Anda tahu, Poroshenko akhirnya setuju. Tetapi setelah sebulan, dalam sebulan, dia mulai melakukan segalanya sebaliknya. Mengapa? Karena orang itu di bawah kendali eksternal," papar Lukashenko.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ingin Terus Mencengkeram...
Ingin Terus Mencengkeram Kekuasaan, Presiden Ukraina Pecat Menhan
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Iran Nyatakan Selat...
Iran Nyatakan Selat Hormuz Tetap Ditutup Sampai AS Penuhi Syarat Teheran
Iran Ancam Pembalasan...
Iran Ancam Pembalasan Dahsyat ke AS: Tidak Pernah Mereka Bayangkan Sebelumnya
Rekomendasi
Asrul Azis Taba Tersangka...
Asrul Azis Taba Tersangka Kasus Kuota Haji Kembali Ajukan Praperadilan
10 Tahun Arbitrase Laut...
10 Tahun Arbitrase Laut China Selatan Tak Mempan, Saatnya Mulai Perundingan COC
389 Personel Polisi...
389 Personel Polisi Dikerahkan Amankan Konser Akbar Monas 2026
Berita Terkini
Ingin Terus Mencengkeram...
Ingin Terus Mencengkeram Kekuasaan, Presiden Ukraina Pecat Menhan
Satria Kumbara, Eks...
Satria Kumbara, Eks Marinir TNI AL yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dikabarkan Tewas
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Infografis
290 Senjata Nuklir Prancis...
290 Senjata Nuklir Prancis Ingin Lindungi Eropa dari Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved