Berkunjung ke Phitsanulok, Dubes Rachmat Dorong Kerja Sama Indonesia-Thailand
Jum'at, 26 November 2021 - 14:50 WIB
loading...
Duta Besar RI untuk Thailand Rachmat Budiman dan Gubernur Phitsanulok Ronnachai Jitvises membahas berbagai bidang kerja sama. Foto/KBRI Bangkok
A
A
A
BANGKOK - Dalam kunjungan dinas ke Provinsi Phitsanulok pada 24 November 2021, Duta Besar RI untuk Thailand Rachmat Budiman dan Gubernur Phitsanulok Ronnachai Jitvises membahas berbagai bidang kerja sama khususnya perdagangan, investasi, pariwisata, kebudayaan dan pendidikan.
Kunjungan kerja ke Provinsi Phitsanulok juga mempertimbangkan fakta bahwa Phitsanulok merupakan salah satu pusat penting pendidikan dan jalur logistik utama di kawasan utara tengah Thailand serta sebagai pintu utama penyaluran produk perdagangan Thailand ke negara-negara tetangga.
Pada kesempatan tersebut, Dubes Rachmat juga menyampaikan apresiasi atas kemudahan akses vaksin Covid-19 bagi WNI di Provinsi Phitsanulok yang sebagian besar bekerja sebagai pengajar dan mahasiswa di Universitas Naresuan.
Sementara itu, dalam pertemuan dengan Chamber of Commerce Phitsanulok dibahas berbagai peluang kerja sama di bidang perdagangan dan logistik. Hal ini utamanya mengingat peranan Phitsanulok sebagai hub logistik dan jalur perdagangan Thailand ke negara-negara tetangga yang dapat dimanfaatkan oleh Indonesia untuk mempromosikan produk-produk perdagangannya.
Chamber of Commerce juga menyampaikan tawaran untuk turut berpartisipasi dalam pameran perdagangan yang akan dilaksanakan di Provinsi Phitsanulok pada pertengahan Desember 2021.
Selain bertemu Gubernur dan Chamber of Commerce Phitsanulok, dalam kunjungan kerja dimaksud Dubes Rachmat juga melakukan pertemuan dengan pihak Universitas Naresuan, khususnya Fakultas Humanities.
Kedua pihak secara khusus juga membahas mengenai kerja sama pendidikan terutama pengajaran Bahasa Indonesia dan pengenalan kebudayaan Indonesia yang cukup diminati oleh para mahasiswa. Bahasa Indonesia merupakan salah satu program Bahasa Minor di Fakultas Humanities tersebut.
Kunjungan kerja ke Provinsi Phitsanulok juga mempertimbangkan fakta bahwa Phitsanulok merupakan salah satu pusat penting pendidikan dan jalur logistik utama di kawasan utara tengah Thailand serta sebagai pintu utama penyaluran produk perdagangan Thailand ke negara-negara tetangga.
Pada kesempatan tersebut, Dubes Rachmat juga menyampaikan apresiasi atas kemudahan akses vaksin Covid-19 bagi WNI di Provinsi Phitsanulok yang sebagian besar bekerja sebagai pengajar dan mahasiswa di Universitas Naresuan.
Sementara itu, dalam pertemuan dengan Chamber of Commerce Phitsanulok dibahas berbagai peluang kerja sama di bidang perdagangan dan logistik. Hal ini utamanya mengingat peranan Phitsanulok sebagai hub logistik dan jalur perdagangan Thailand ke negara-negara tetangga yang dapat dimanfaatkan oleh Indonesia untuk mempromosikan produk-produk perdagangannya.
Chamber of Commerce juga menyampaikan tawaran untuk turut berpartisipasi dalam pameran perdagangan yang akan dilaksanakan di Provinsi Phitsanulok pada pertengahan Desember 2021.
Selain bertemu Gubernur dan Chamber of Commerce Phitsanulok, dalam kunjungan kerja dimaksud Dubes Rachmat juga melakukan pertemuan dengan pihak Universitas Naresuan, khususnya Fakultas Humanities.
Kedua pihak secara khusus juga membahas mengenai kerja sama pendidikan terutama pengajaran Bahasa Indonesia dan pengenalan kebudayaan Indonesia yang cukup diminati oleh para mahasiswa. Bahasa Indonesia merupakan salah satu program Bahasa Minor di Fakultas Humanities tersebut.
Lihat Juga :