Waswas Invasi China, Taiwan Kerahkan Skuadron Pertama Jet Tempur F-16V
Kamis, 18 November 2021 - 18:45 WIB
loading...
A
A
A
Namun itu kurang maju daripada pesawat tempur generasi kelima seperti J-20 China, Su-57 Rusia serta pesawat tempur F-22 dan F-35 buatan AS.
Taiwan sedang meng-upgrade 141 unit F-16 lama untuk menjadikannya versi V dan juga telah memesan 66 unit F-16V baru.
Pengerahan skuadron pertama dilakukan pada saat meningkatnya ketegangan antara Beijing dan Washington atas nasib Taiwan.
Pulau demokrasi berpenduduk 23 juta orang itu diklaim oleh Beijing sebagai bagian dari China. Beijing berjanji suatu hari akan mengambil pulau itu, dengan paksa jika perlu.
Ketegangan telah mencapai rekor baru di bawah Presiden Xi Jinping, di mana Beijing telah mengirimkan ratusan pesawat tempur ke zona pertahanan udara Taiwan baru-baru ini. Media pemerintah China juga secara teratur mempublikasikan latihan invasi.
Dalam satu dekade terakhir, China telah membangun militernya ke titik di mana pejabat militer Taiwan dan AS secara terbuka menyuarakan kekhawatiran bahwa Beijing dapat segera melakukan invasi.
Washington secara diplomatis mengakui otoritas Beijing atas Taiwan.
Taiwan sedang meng-upgrade 141 unit F-16 lama untuk menjadikannya versi V dan juga telah memesan 66 unit F-16V baru.
Pengerahan skuadron pertama dilakukan pada saat meningkatnya ketegangan antara Beijing dan Washington atas nasib Taiwan.
Pulau demokrasi berpenduduk 23 juta orang itu diklaim oleh Beijing sebagai bagian dari China. Beijing berjanji suatu hari akan mengambil pulau itu, dengan paksa jika perlu.
Ketegangan telah mencapai rekor baru di bawah Presiden Xi Jinping, di mana Beijing telah mengirimkan ratusan pesawat tempur ke zona pertahanan udara Taiwan baru-baru ini. Media pemerintah China juga secara teratur mempublikasikan latihan invasi.
Dalam satu dekade terakhir, China telah membangun militernya ke titik di mana pejabat militer Taiwan dan AS secara terbuka menyuarakan kekhawatiran bahwa Beijing dapat segera melakukan invasi.
Washington secara diplomatis mengakui otoritas Beijing atas Taiwan.
Lihat Juga :