Pasangan Ini Bunuh PRT Berusia 7 Tahun karena Burung Peliharaan Kabur

Jum'at, 05 Juni 2020 - 23:11 WIB
loading...
Pasangan Ini Bunuh PRT...
Ilustrasi jenazah korban pembunuhan. Foto/SINDOnews.com
A A A
RAWALPINDI - Pasangan suami istri di Pakistan ditangkap polisi atas tuduhan membunuh pembantu rumah tangga (PRT) mereka yang baru berusia 7 tahun. Korban dibunuh setelah disalahkan karena membiarkan seekor burung peliharaan kabur.

Polisi setempat mengatakan itu adalah kasus kekerasan terbaru terhadap PRT anak di Pakistan.

Hassan Siddiqui dan istrinya mempekerjakan gadis cilik Zohra Bibi di rumah mereka di pinggiran kota kelas menengah Rawalpindi, dekat Islamabad. Zohra Bibi yang berusia 7 tahun dipekerjakan untuk merawat putra pasangan itu yang usianya juga 7 tahun.

"Gadis malang itu menjadi sasaran penyiksaan oleh Siddiqui dan istrinya yang menuduhnya membebaskan salah satu dari empat burung kakatua Macao," kata petugas penyelidik Mukhtar Ahmad kepada AFP yang dilansir Jumat (5/6/2020).

"Siddiqui menendangnya di perut bagian bawah yang terbukti fatal," ujarnya. (Baca: PRT Indonesia di Singapura Dipaksa Pukuli Wajahnya Sendiri 50 Kali )

Sekitar 8,5 juta orang—termasuk banyak anak-anak—dipekerjakan sebagai PRT di Pakistan. Itu merupakan data Organisasi Perburuhan Internasional (ILO).

Secara teoritis, adalah ilegal untuk mempekerjakan siapa pun di bawah usia 15 tahun, tetapi itu tetap merupakan praktik umum di Pakistan.

Zohra dibawa ke rumah sakit oleh pasangan itu pada hari Minggu. Namun, dia dinyatakan meninggal pada hari berikutnya. Insiden itu dilaporkan ke polisi oleh staf rumah sakit.

Jasad gadis cilik itu diserahkan kepada orang tuanya, yang tinggal di Muzaffargarh, dekat kota Multan, lebih dari 500 kilometer (300 mil) dari tempat korban bekerja.

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Shireen Mazari membenarkan penangkapan pasangan itu dalam sebuah tweet dan mengatakan kementeriannya telah menghubungi polisi.

"Kekerasan dan penyiksaan fisik terhadap anak-anak tidak akan ditoleransi dan semua yang terlibat dalam insiden seperti itu akan ditangani," kata kepala polisi kota setempat, Muhammad Ahsan Younus.

PRT sering menghadapi eksploitasi, kekerasan, dan pelecehan seksual, dengan struktur kelas sosial patriarkal dan kaku Pakistan membuat mereka tanpa suara.

Anak-anak sangat rentan, dan kasus Zohra Bibi adalah yang terbaru dalam semakin banyak insiden yang melibatkan anak di bawah umur.

Pada bulan Desember 2018, meningkatnya jumlah kasus pelecehan menyebabkan legislatif provinsi di Punjab menetapkan peraturan untuk mempekerjakan PRT, yang secara teoritis memberi mereka hak-hak seperti cuti sakit dan hari libur.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Mengejutkan! 92% Warga...
Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Masa Depan Kesehatan,...
Masa Depan Kesehatan, Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Bank Genomik Nasional Berjalan Optimal
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
Senjata Rusia Ini Diklaim...
Senjata Rusia Ini Diklaim Mampu Bunuh Jet Tempur Siluman F-35 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved