Cap LSM Palestina Organisasi Teroris, Israel Gunakan Dokumen Bodong
Jum'at, 05 November 2021 - 02:27 WIB
loading...
A
A
A
Outlet media itu mengatakan tidak ada kesaksian yang dikutip dalam dokumen setebal 74 halaman itu yang didukung oleh dokumen atau tanda terima apa pun. Berkas itu tampaknya dikirimkan pada bulan Mei ke sejumlah negara Uni Eropa (UE) yang telah mendanai organisasi tersebut, yang mendorong audit independen dan kritik publik dari Menteri Belanda dan Belgia, yang menyatakan bahwa tuduhan itu bahkan tidak mengandung satu bukti nyata pun.
“Karena orang Eropa tidak menerima tuduhan itu, (Israel) menggunakan perang yang tidak konvensional: menyatakan organisasi sebagai kelompok teroris,” ucap Michael Sfard, seorang pengacara hak asasi manusia Israel yang mewakili Al-Haq, salah satu LSM Palestina yang dituduh sebagai organisasi teroris, kepada The Intercept yang dinukil Russia Today, Jumat (5/11/2021).
Dia menambahkan bahwa tuduhan itu adalah serangan politik dengan kedok keamanan.
Sementara itu, pejabat senior dari dua negara Eropa yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada outlet tersebut bahwa sejak pengumuman Menteri Pertahanan Benny Gantz, Israel telah mengabaikan semua permintaan untuk informasi lebih lanjut. Sementara Kementerian Pertahanan Israel tidak berkomentar, dua sumber Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa delegasi Israel telah mempresentasikan berkas serupa di Capitol Hill .
Baca juga: Israel Cap LSM Palestina Organisasi Teroris, UE Minta Penjelasan
Sedangkan pengacara akuntan yang pernyataannya dijadikan bukti oleh Shin Bet mengatakan kepada media bahwa otoritas Israel telah "mendistorsi" kesaksian kliennya, yang diduga dikumpulkan di bawah ancaman terhadap anggota keluarga dan metode interogasi dengan kekkerasan yang mungkin dianggap sebagai "penyiksaan."
“Karena orang Eropa tidak menerima tuduhan itu, (Israel) menggunakan perang yang tidak konvensional: menyatakan organisasi sebagai kelompok teroris,” ucap Michael Sfard, seorang pengacara hak asasi manusia Israel yang mewakili Al-Haq, salah satu LSM Palestina yang dituduh sebagai organisasi teroris, kepada The Intercept yang dinukil Russia Today, Jumat (5/11/2021).
Dia menambahkan bahwa tuduhan itu adalah serangan politik dengan kedok keamanan.
Sementara itu, pejabat senior dari dua negara Eropa yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada outlet tersebut bahwa sejak pengumuman Menteri Pertahanan Benny Gantz, Israel telah mengabaikan semua permintaan untuk informasi lebih lanjut. Sementara Kementerian Pertahanan Israel tidak berkomentar, dua sumber Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa delegasi Israel telah mempresentasikan berkas serupa di Capitol Hill .
Baca juga: Israel Cap LSM Palestina Organisasi Teroris, UE Minta Penjelasan
Sedangkan pengacara akuntan yang pernyataannya dijadikan bukti oleh Shin Bet mengatakan kepada media bahwa otoritas Israel telah "mendistorsi" kesaksian kliennya, yang diduga dikumpulkan di bawah ancaman terhadap anggota keluarga dan metode interogasi dengan kekkerasan yang mungkin dianggap sebagai "penyiksaan."
Lihat Juga :