Diancam Adik Kim Jong-un, Korsel Bersumpah Hentikan Selebaran Anti Korut

Kamis, 04 Juni 2020 - 15:16 WIB
loading...
Diancam Adik Kim Jong-un,...
Adik Kim Jong-un, Kim Yo-jong, bersama Presiden Korsel Moon Jae-in. Foto/The Guardian
A A A
SEOUL - Korea Selatan (Korsel) mengatakan pihaknya berencana untuk mendorong undang-undang baru yang melarang aktivis menerbangkan selebaran anti Pyongyang di atas perbatasan. Langkah ini diambil setelah adik pemimpin Korea Utara (Korut) mengancam akan mengakhiri perjanjian militer antar-Korea.

Mengirim balon melintasi perbatasan telah menjadi taktik aktivis yang umum selama bertahun-tahun, tetapi Korut menganggapnya sebagai serangan terhadap pemerintahnya. Pembelot dan aktivis lain dalam beberapa pekan terakhir telah menggunakan balon untuk menerbangkan selebaran yang mengkritik pemimpin otoriter Korut Kim Jong-un atas ambisi nuklirnya dan catatan hak asasi manusia yang menyedihkan.

Juru bicara Kementerian Unifikasi Korsel, Yoh Sang-key, mengatakan kampanye balon mengancam keselamatan penduduk yang tinggal di daerah perbatasan. Ia juga mengatakan pemerintah Korsel akan mendorong perubahan hukum untuk secara mendasar menyelesaikan kegiatan-kegiatan yang menciptakan ketegangan.

Ketika ditanya apakah kementerian akan secara khusus menyatakan penyesalan atas ancaman Korut untuk membatalkan perjanjian antar-Korea, Yoh mengatakan: "kami akan mengganti pernyataan evaluasi (Korea Utara) kami dengan pengumuman posisi pemerintah (tentang masalah ini)," seperti dikutip dari AP, Kamis (4/6/2020).

Sebelumnya dalam pernyataannya yang dirilis melalui media pemerintah, Kim Yo-jong menyebut para pembelot yang terlibat dalam peluncuran balon "manusia sampah" dan "anjing kampung" yang mengkhianati tanah air mereka. Ia juga mengatakan bahwa ini adalah waktunya untuk membawa pertanggungjawaban pemiliknya, mengacu pada pemerintah di Seoul.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
Jepang Pesta Gol, Tunisia...
Jepang Pesta Gol, Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Langkah Membumi 2026...
Langkah Membumi 2026 Dimulai, Hadirkan Program Sustainability yang Lebih Pop untuk Anak Muda
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Berita Terkini
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Infografis
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan Angkatan Laut Korut Dipersenjatai Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved