AS Jatuhkan Sanksi Baru yang Menampar Program Drone Iran

Sabtu, 30 Oktober 2021 - 00:27 WIB
loading...
AS Jatuhkan Sanksi Baru...
Beberapa drone tempur Iran saat dipamerkan. AS telah menjatuhkan sanksi baru terhadap Iran dengan menargetkan program drone-nya. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) pada hari Jumat (29/10/2021) menjatuhkan sanksi baru terhadap Iran dengan menargetkan program pesawat tak berawak atau drone-nya.

Dalam pengumuman penjatuhan sanksi, Washington memperingatkan bahwa tindakan Teheran yang tidak bertanggung jawab akan terus dihukum.

Baca juga: Ekonomi Sengsara, Rakyat Kim Jong-un Disuruh Makan Angsa Hitam

“Hari ini, Kantor Pengawasan Aset Asing (OFAC) Departemen Keuangan AS menunjuk anggota jaringan perusahaan dan individu yang telah memberikan dukungan penting untuk program Kendaraan Udara Tak Berawak (UAV) Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran dan unit ekspedisinya, IRGC Qods Force (IRGC-QF),” bunyi pernyataan dari Departemen Keuangan Amerika.

Komandan Komando UAV Angkatan Udara IRGC, Saeed Aghajani, juga ditunjuk sebagai individu yang "ditampar" sanksi Amerika.

Departemen Keuangan AS mengatakan Aghajani adalah sosok yang mengawasi serangan 29 Juli 2021 terhadap kapal tanker MV Mercer Street di lepas pantai Oman. Dia juga berada di balik serangan UAV terhadap kilang minyak Arab Saudi pada 2019.

Departemen itu melanjutkan, drone dari program UAV Iran digunakan oleh Hizbullah Lebanon, Hamas Palestina, Kataeb Hezbollah Irak dan Houthi Yaman.

"Drone juga menuju ke Ethiopia, di mana krisis yang meningkat mengancam untuk mengacaukan wilayah yang lebih luas," lanjut departemen tersebut.

Baca juga: Manuver Besar-besaran, Rusia Ramai-ramai Tembakkan Rudal S-300, Buk-M3 dan Tor-M2

“UAV mematikan telah digunakan dalam serangan terhadap pelayaran internasional dan pasukan AS."

Wakil Menteri Keuangan Wally Adeyemo mengatakan Iran dan militan proksinya menggunakan UAV untuk menyerang pasukan AS dan mitra Washington.

"Departemen Keuangan akan terus meminta pertanggungjawaban Iran atas tindakan tidak bertanggung jawab dan kekerasannya," kata Adeyemo, seperti dikutip Al Arabiya English, Sabtu (30/10/2021).
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
Krisis Demografi China:...
Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia
Ngamuk! Iran Gempur...
Ngamuk! Iran Gempur Pangkalan Armada Ke-5 AS di Bahrain, Tembak Jatuh Drone MQ-9
Rekomendasi
ASN BPK Kenakan Rompi...
ASN BPK Kenakan Rompi Oranye KPK
Sandy Tumiwa Ungkap...
Sandy Tumiwa Ungkap Alasan Unggah Foto Tessa kaunang Berhijab, Kangen!
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Berita Terkini
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved