Cleopatra Sang Wanita Penakluk, Hidup Penuh Intrik dan Berakhir Tragis
Jum'at, 29 Oktober 2021 - 07:52 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Bos Raytheon: AS Tertinggal Beberapa Tahun dari China dalam Teknologi Senjata Hipersonik
Julius Caesar dan Cleopatra menghabiskan waktu bersama menjalin asmara. Pada Juni 47 SM, Celopatra melahirkan seorang anak yang diduga sebagai anak dari Caesar.
Anak itu diberi nama Caesarion. Setelah meraih kemenangan, Caesar kembali ke Roma. Cleopatra dan sang anak menyusulnya. Mereka tinggal diam-diam di satu vila yang dimiliki Caesar.
Pada 44 SM, Caesar tewas dibunuh dan Cleoptara memutuskan kembali ke Mesir. Setelah itu Ptolemy XIV tewas, diduga diracun Cleopatra.
Lantas Cleopatra menjadikan sang anak sebagai pemimpin Mesir bersamanya dan diberi nama Ptolemy XV Caesar.
Akhirnya Cleopatra menikah dengan Mark Anthony yang merupakan seorang jenderal Romawi. Mereka diketahui mempunyai anak kembar. Namun hal tersebut menjadi skandal.
Hal ini dimanfaatkan Gaius Octavius sebagai propaganda dan menuduh Anthony telah berkhianat dari Kerajaan Romawi dan memicu perang.
Julius Caesar dan Cleopatra menghabiskan waktu bersama menjalin asmara. Pada Juni 47 SM, Celopatra melahirkan seorang anak yang diduga sebagai anak dari Caesar.
Anak itu diberi nama Caesarion. Setelah meraih kemenangan, Caesar kembali ke Roma. Cleopatra dan sang anak menyusulnya. Mereka tinggal diam-diam di satu vila yang dimiliki Caesar.
Pada 44 SM, Caesar tewas dibunuh dan Cleoptara memutuskan kembali ke Mesir. Setelah itu Ptolemy XIV tewas, diduga diracun Cleopatra.
Lantas Cleopatra menjadikan sang anak sebagai pemimpin Mesir bersamanya dan diberi nama Ptolemy XV Caesar.
Akhirnya Cleopatra menikah dengan Mark Anthony yang merupakan seorang jenderal Romawi. Mereka diketahui mempunyai anak kembar. Namun hal tersebut menjadi skandal.
Hal ini dimanfaatkan Gaius Octavius sebagai propaganda dan menuduh Anthony telah berkhianat dari Kerajaan Romawi dan memicu perang.
Lihat Juga :