Puluhan Bangkai Kapal Perang yang Hilang Muncul dari Dasar Samudra Pasifik

Kamis, 28 Oktober 2021 - 18:40 WIB
loading...
Puluhan Bangkai Kapal...
Puluhan bangkai kapal perang pada Perang Dunia II muncul ke permukaan dari dasar Samudra Pasifik pasca letusan gunung berapi. Foto/Mirror
A A A
TOKYO - Sebanyak dua lusin "kapal hantu" yang telah hilang muncul dari dasar Samudra Pasifik karena aktivitas seismik.

Rekaman video dan gambar menunjukkan kapal perang yang tenggelam dari era Perang Dunia II muncul sekitar 800 mil dari Tokyo, Jepang .

Aktivitas seismik dari gunung berapi bawah laut yang disebut Fukutoku-Okanoba telah menciptakan pulau kecil berbentuk C yang awalnya berdiameter sekitar 1 km. Namun, sejak muncul, perlahan-lahan pulau itu tenggelam dan kini diperkirakan tinggal sepertiga dari ukuran aslinya.

Menurut Penjaga Pantai Jepang, pulau kecil itu terbentuk oleh lava yang mengeras dan terbuat dari batu apung dan abu vulkanik. Namun letusan yang sama juga mendorong 24 kapal yang tenggelam saat pertempuran Iwo Jima pada tahun 1945 ke permukaan.



Sebanyak 70.000 marinir Amerika Serikat (AS) bertempur melawan sekitar 20.000 tentara Jepang yang bersembunyi di bunker di dalam batu vulkanik pulau itu. Pada akhir perang, 20.000 marinir terluka dan hampir 7.000 tewas.

Hampir semua tentara Jepang tewas dalam pertempuran yang merupakan salah satu yang paling berdarah dari Perang Dunia II.

Kapal-kapal yang telah naik dari dasar laut dikatakan sebagai kapal Jepang yang tenggelam yang ditangkap oleh Angkatan Laut AS setelah pertempuran.

"Karena Iwo Jima tidak memiliki pelabuhan, kapal-kapal itu tenggelam sejajar dengan garis pantai untuk membentuk pemecah gelombang," menurut Arsip Nasional AS yang dinukil Mirror, Kamis (28/10/2021).

Ini bukan pertama kalinya bangkai kapal perang kembali terlihat setelah 35 tahun berlalu karena aktivitas seismik sebelum kemudian terseret ke dasar laut lagi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Baca Berita Terkait Lainnya
Copyright © 2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
read/ rendering in 0.2111 seconds (0.1#10.140)