China Uji Coba Rudal Hipersonik, Putin: AS Telah Diperingatkan
Kamis, 28 Oktober 2021 - 05:20 WIB
loading...
A
A
A
"Kerja sama dengan negara lain, adalah satu-satunya cara, dalam pandangan kami, untuk menghentikan ancaman yang ada dan yang muncul dan menyelesaikan masalah yang memengaruhi kawasan kami dan dunia secara keseluruhan,” imbuhnya.
Dia melanjutkan dengan menambahkan bahwa dialog perlu fokus pada pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan penduduk. Ia bersikeras bahwa Moskow siap untuk mengambil bagian dalam pembicaraan semacam itu.
Amerika Serikat (AS)menyalahkan penarikannya dari INF atas dugaan pelanggaran pakta nuklir itu oleh Rusia. Moskow telah membantah klaim tersebut dan mengatakan bahwa sistem pertahanan rudal AS di Eropa Tengahlah yang justru melanggar ketentuan. Kremlin sendiri menangguhkan partisipasinya dalam perjanjian itu sehari setelah Washington mengumumkan tidak akan lagi terikat olehnya.
Awal bulan ini, sekretaris pers Putin, Dmitry Peskov mengatakan bahwa Moskow tidak peduli dengan rumor bahwa China telah menguji roket berkemampuan nuklir yang dapat mengorbit di Bumi dan menyerang target lebih cepat dari kecepatan suara.
Menurut Peskov, perkembangan itu tidak menimbulkan ancaman bagi Moskow karena Rusia memiliki hubungan sekutu dengan China yang sedang mengembangkan angkatan bersenjata dan sistem senjatanya, tetapi tidak melampaui kerangka perjanjian internasional apa pun.
Dia melanjutkan dengan menambahkan bahwa dialog perlu fokus pada pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan penduduk. Ia bersikeras bahwa Moskow siap untuk mengambil bagian dalam pembicaraan semacam itu.
Amerika Serikat (AS)menyalahkan penarikannya dari INF atas dugaan pelanggaran pakta nuklir itu oleh Rusia. Moskow telah membantah klaim tersebut dan mengatakan bahwa sistem pertahanan rudal AS di Eropa Tengahlah yang justru melanggar ketentuan. Kremlin sendiri menangguhkan partisipasinya dalam perjanjian itu sehari setelah Washington mengumumkan tidak akan lagi terikat olehnya.
Awal bulan ini, sekretaris pers Putin, Dmitry Peskov mengatakan bahwa Moskow tidak peduli dengan rumor bahwa China telah menguji roket berkemampuan nuklir yang dapat mengorbit di Bumi dan menyerang target lebih cepat dari kecepatan suara.
Menurut Peskov, perkembangan itu tidak menimbulkan ancaman bagi Moskow karena Rusia memiliki hubungan sekutu dengan China yang sedang mengembangkan angkatan bersenjata dan sistem senjatanya, tetapi tidak melampaui kerangka perjanjian internasional apa pun.
Lihat Juga :