Untuk Kali Pertama Kapal Perang Rusia dan China Patroli Bersama di Pasifik
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 21:30 WIB
loading...
A
A
A
Moskow dan Beijing, yang menggelar latihan kerja sama angkatan laut di Laut Jepang pada awal Oktober, telah mengembangkan hubungan militer dan diplomatik yang lebih erat dalam beberapa tahun terakhir pada saat hubungan mereka dengan Barat memburuk.
Baca: Pertama Kalinya, 10 Kapal Perang Rusia dan China Bersama-sama Dekati Jepang
Selama patroli, kapal-kapal Rusia dan China berlayar melalui Selat Tsugaru antara pulau Honshu dan Hokkaido di Jepang. Angkatan Laut Jepang, yang memantau tindakan mereka, mengatakan bahwa perjalanan itu dilakukan sesuai dengan hukum internasional dan bahwa perairan teritorial negara itu tidak dilanggar.
Ketegangan meningkat di Pasifik baru-baru ini, karena Amerika Serikat (AS) semakin khawatir dengan pengaruh China yang semakin besar di kawasan itu. AS dan sekutu NATO-nya telah mengirim kapal perang untuk misi patroli di daerah itu, meskipun China mengecam langkah itu sebagai provokatif dan merusak stabilitas regional.
Washington juga secara aktif mendukung dorongan kemerdekaan Taiwan dari China. Bulan lalu, AS, Australia, dan Inggris menandatangani apa yang disebut pakta AUKUS dengan tujuan mempersenjatai Canberra dengan kapal selam bertenaga nuklir, yang juga menimbulkan kekhawatiran di Beijing.
Baca: Pertama Kalinya, 10 Kapal Perang Rusia dan China Bersama-sama Dekati Jepang
Selama patroli, kapal-kapal Rusia dan China berlayar melalui Selat Tsugaru antara pulau Honshu dan Hokkaido di Jepang. Angkatan Laut Jepang, yang memantau tindakan mereka, mengatakan bahwa perjalanan itu dilakukan sesuai dengan hukum internasional dan bahwa perairan teritorial negara itu tidak dilanggar.
Ketegangan meningkat di Pasifik baru-baru ini, karena Amerika Serikat (AS) semakin khawatir dengan pengaruh China yang semakin besar di kawasan itu. AS dan sekutu NATO-nya telah mengirim kapal perang untuk misi patroli di daerah itu, meskipun China mengecam langkah itu sebagai provokatif dan merusak stabilitas regional.
Washington juga secara aktif mendukung dorongan kemerdekaan Taiwan dari China. Bulan lalu, AS, Australia, dan Inggris menandatangani apa yang disebut pakta AUKUS dengan tujuan mempersenjatai Canberra dengan kapal selam bertenaga nuklir, yang juga menimbulkan kekhawatiran di Beijing.
(esn)
Lihat Juga :