Eks Mata-mata Sebut Korut Jual Narkoba dan Senjata untuk Dapat Dana Revolusioner
Selasa, 12 Oktober 2021 - 19:00 WIB
loading...
A
A
A
"Itu ICE (shabu kristal). Kemudian kita bisa mencairkannya ke dolar untuk dipersembahkan kepada Kim Jong-il," ujarnya seperti dikutip dari kepada kantor berita yang berbasis di Inggris itu, Selasa (12/10/2021).
Penjelasannya tentang perdagangan narkoba saat ini masuk akal. Korut memiliki sejarah panjang dalam hal memproduksi obat-obatan terlarang, kebanyakan heroin dan opium. Seorang mantan diplomat Korut untuk Inggris, Thae Yong-ho, yang juga membelot, mengatakan kepada Forum Kebebasan Oslo pada tahun 2019 bahwa negara tersebut telah terlibat dalam perdagangan narkoba yang disponsori negara dan berusaha untuk memperbaiki epidemi kecanduan narkoba domestik yang meluas.
Saat ditanya kemana uang hasil penjualan narkoba itu, Kim Kuk-song menjawab: "Untuk membantu Anda memahami, semua uang di Korea Utara adalah milik pemimpin Korea Utara," katanya.
"Dengan uang itu, dia akan membangun vila, membeli mobil, membeli makanan, membeli pakaian, dan menikmati kemewahan," jelasnya.
Sumber pendapatan lain, menurut Kim, berasal dari penjualan senjata ilegal ke Iran, yang dikelola oleh Departemen Operasi.
"Ada kapal selam cebol khusus, semi-submersible. Korea Utara sangat pandai membangun peralatan canggih seperti ini," ungkapnya.
Baca juga: Sepak Terjang Adik Kim Jong-un yang Akan Jadi Wanita Paling Berbahaya di Dunia
Penjelasannya tentang perdagangan narkoba saat ini masuk akal. Korut memiliki sejarah panjang dalam hal memproduksi obat-obatan terlarang, kebanyakan heroin dan opium. Seorang mantan diplomat Korut untuk Inggris, Thae Yong-ho, yang juga membelot, mengatakan kepada Forum Kebebasan Oslo pada tahun 2019 bahwa negara tersebut telah terlibat dalam perdagangan narkoba yang disponsori negara dan berusaha untuk memperbaiki epidemi kecanduan narkoba domestik yang meluas.
Saat ditanya kemana uang hasil penjualan narkoba itu, Kim Kuk-song menjawab: "Untuk membantu Anda memahami, semua uang di Korea Utara adalah milik pemimpin Korea Utara," katanya.
"Dengan uang itu, dia akan membangun vila, membeli mobil, membeli makanan, membeli pakaian, dan menikmati kemewahan," jelasnya.
Sumber pendapatan lain, menurut Kim, berasal dari penjualan senjata ilegal ke Iran, yang dikelola oleh Departemen Operasi.
"Ada kapal selam cebol khusus, semi-submersible. Korea Utara sangat pandai membangun peralatan canggih seperti ini," ungkapnya.
Baca juga: Sepak Terjang Adik Kim Jong-un yang Akan Jadi Wanita Paling Berbahaya di Dunia
Lihat Juga :