Hendak Jual Rahasia Kapal Selam ke Asing, Insinyur Nuklir AS Ditangkap FBI
Senin, 11 Oktober 2021 - 06:28 WIB
loading...
A
A
A
Pada April 2020, dia diduga mengirim sampel data terbatas tersebut ke pemerintah asing, bersama dengan surat yang berbunyi: “Tolong teruskan surat ini ke badan intelijen militer Anda. Saya percaya informasi ini akan sangat berharga bagi bangsa Anda. Ini bukan tipuan.”
"Informasi ini dikumpulkan secara perlahan dan hati-hati selama beberapa tahun dalam pekerjaan normal saya untuk menghindari menarik perhatian, dan menyelundupkan melewati pos pemeriksaan keamanan beberapa lapis sekaligus," lanjut surat tersebut yang menjadi bagian dari dokumen pengadilan, seperti dikutip dari NPR, Senin (11/10/2021).
Negara yang dimaksud tidak disebutkan namanya oleh Departemen Kehakiman, tetapi surat itu "dicegat" oleh atau diberikan kepada FBI sebelum mencapai tujuannya. Seorang agen yang menyamar menghubungi Toebbe, dan pasangan itu mengatur kesepakatan di mana Toebbe akan menyerahkan data lebih lanjut dengan imbalan pembayaran dalam mata uang crypto.
Agen FBI mengirim Toebbe USD10.000 dalam cryptocurrency Juni ini. Tak lama setelah itu, Toebbe dan istrinya diduga melakukan perjalanan ke "dead drop" yang telah diatur sebelumnya di West Virginia, di mana istri insinyur itu bertindak sebagai pengintai sementara Toebbe menempatkan kartu SD di dalam sandwich selai kacang untuk dikumpulkan oleh agen.
Baca juga: Kapal Selam Nuklir AS Tabrakan di Bawah Laut China Selatan
Toebbe kemudian mengirim kunci enkripsi untuk kartu SD dengan imbalan USD20.000 lagi, dan FBI dapat memverifikasi bahwa kartu tersebut memang berisi data terbatas yang terkait dengan reaktor nuklir kapal selam.
"Informasi ini dikumpulkan secara perlahan dan hati-hati selama beberapa tahun dalam pekerjaan normal saya untuk menghindari menarik perhatian, dan menyelundupkan melewati pos pemeriksaan keamanan beberapa lapis sekaligus," lanjut surat tersebut yang menjadi bagian dari dokumen pengadilan, seperti dikutip dari NPR, Senin (11/10/2021).
Negara yang dimaksud tidak disebutkan namanya oleh Departemen Kehakiman, tetapi surat itu "dicegat" oleh atau diberikan kepada FBI sebelum mencapai tujuannya. Seorang agen yang menyamar menghubungi Toebbe, dan pasangan itu mengatur kesepakatan di mana Toebbe akan menyerahkan data lebih lanjut dengan imbalan pembayaran dalam mata uang crypto.
Agen FBI mengirim Toebbe USD10.000 dalam cryptocurrency Juni ini. Tak lama setelah itu, Toebbe dan istrinya diduga melakukan perjalanan ke "dead drop" yang telah diatur sebelumnya di West Virginia, di mana istri insinyur itu bertindak sebagai pengintai sementara Toebbe menempatkan kartu SD di dalam sandwich selai kacang untuk dikumpulkan oleh agen.
Baca juga: Kapal Selam Nuklir AS Tabrakan di Bawah Laut China Selatan
Toebbe kemudian mengirim kunci enkripsi untuk kartu SD dengan imbalan USD20.000 lagi, dan FBI dapat memverifikasi bahwa kartu tersebut memang berisi data terbatas yang terkait dengan reaktor nuklir kapal selam.
Lihat Juga :