Gelar Pertemuan Bahas Uji Coba Rudal, Korut Kirim Peringatan ke DK PBB

Minggu, 03 Oktober 2021 - 20:06 WIB
loading...
Gelar Pertemuan Bahas...
Korea Utara (Korut) memperingatkan konsekuensi jika Dewan Keamanan PBB mengadopsi pendekatan ala perampok AS terkait uji coba rudalnya. Foto/Ilustrasi
A A A
SEOUL - Awal pekan ini, Prancis, Inggris, dan Amerika Serikat (AS) menyuarakan keprihatinannya tentang peluncuran uji coba rudal terbaru Korea Utara (Korut). Ketiganya berjanji untuk mengatasi masalah tersebut di Dewan Keamanan (DK) PBB .

DK PBB kemudian mengadakan pertemuan secara tertutup menyusul permintaan dari AS dan negara lain atas peluncuran rudal oleh Pyongyang.

Korut pun bereaksi, memperingatkan DK PBB tentang konsekuensi jika terus bergantung pada "pendekatan ala perampok" AS.

Direktur Departemen Organisasi Internasional Kementerian Luar Negeri Korut Jo Chul-su percaya, pertemuan itu adalah kebodohan yang nyata dan pelanggaran batas terhadap kedaulatan negara yang disengaja dan provokasi.

Pyongyang juga percaya DK PBB menerapkan standar ganda mengenai kegiatan militer di antara negara-negara anggota PBB seperti dilaporkan kantor berita Korut, KCNA, yang dikutip Sputnik, Minggu (3/10/2021).

Pada 1 Oktober, Korut mengumumkan telah melakukan uji coba rudal anti-pesawat yang baru dikembangkan. Menyusul laporan tersebut, pejabat senior pertahanan dari Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan (Korsel) mengadakan panggilan telepon guna membahas masalah tersebut.

Baca juga: Kembali Lakukan Uji Coba, Korut Tembakkan Rudal Anti-Pesawat
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Iran Ancam Beri Balasan...
Iran Ancam Beri Balasan Atas Serangan AS, IRGC Klaim Tembak Jatuh Drone MQ-9
Pemimpin Iran Mojtaba...
Pemimpin Iran Mojtaba Dilaporkan Akan Pimpin Doa Bersama untuk Ali Khamenei, Muncul ke Publik?
Rekomendasi
Kane vs Haaland: Duel...
Kane vs Haaland: Duel Mesin Gol Penentu Tiket Semifinal
Teknologi Pupuk Hayati...
Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
Pukat UGM: Penetapan...
Pukat UGM: Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Bisa Gugur Bila Tanpa Pemeriksaan
Berita Terkini
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
12 Pegawai Pajak Bantu...
12 Pegawai Pajak Bantu Pengusaha Korupsi Uang Negara Senilai Rp110 Triliun, Dijuluki 'Perampokan Abad Ini'
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
4 Alasan Mojataba Ingin...
4 Alasan Mojataba Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya, Ingin Mewujudkan Kemenangan Total
Infografis
Militer Jerman akan...
Militer Jerman akan Setop Kirim Rudal Patriot ke Polandia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved