alexametrics

Incar Pariwisata Medis, Thailand Kembangkan Vaksin Covid-19

loading...
Incar Pariwisata Medis, Thailand Kembangkan Vaksin Covid-19
Para peneliti Thailand kembangkan vaksin Covid-19. Foto/REUTERS
A+ A-
BANGKOK - Momentum sedang dibangun Thailand untuk menciptakan vaksin virus corona buatan sendiri. Saat ini semakin banyak sumber daya yang dikerahkan untuk memiliki vaksin Covid-19.

Thailand berharap penemuan vaksin itu dapat mendorong pariwisata medis ke negara itu. Thailand sedang menguji coba vaksin menggunakan monyet sejak bulan lalu.

Itu merupakan satu dari sekitar 100 potensi vaksin yang sedang dikembangkan di penjuru dunia. Thailand berharap vaksin itu tersedia tahun depan dengan harga yang terjangkau.



Perusahaan lokal Bionet-Asia bekerja sama dengan pemerintah dan universitas di Bangkok mengerahkan 250 orang dan semua laboratorium, teknologi, dan fasilitas produksi untuk mengembangkan vaksin itu.

"Dalam kasus Covid, ada upaya global mempercepat eksperimen, uji coba, membagi informasi, membagi diagnostik dan itulah mengapa kita dalam posisi juga, untuk bergerak sangat cepat," papar chief executive officer, Pham Hong Thai.

Dia menjelaskan tes pada binatang sejauh ini memberikan hasil menjanjikan dan tahap selanjutnya meminta izin pemerintah untuk uji klinik melibatkan manusia.

Dengan hanya 3.082 kasus dan 57 kematian, Thailand memiliki kesuksesan dalam mencegah virus corona dan melonggarkan banyak pembatasan. (Baca Juga: Jurnalis Rusia Jadi Korban Demonstrasi di AS, Moskow Kesal)

Sudah tujuh hari berturut-turut tank ada kasus transmisi lokal. Semua infeksi pekan lalu adalah warga yang kembali dari luar negeri dan kini masih dalam karantina.

"Thailand memiliki sistem perawatan kesehatan bagus, praktek medis bagus. Ini akan menarik banyak minat dari turis dan investor serta mendorong kami sebagai pusat medis," kata Menteri Kesehatan Publik Thailand Anutin Charnvirakul. (Baca Juga: Trump Disebut Bersembunyi di Bunker Saat Terjadi Demonstrasi di Depan Gedung Putih)
(sya)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak