Penyintas Guantanamo: AS Menyesatkan Saya untuk Bergabung dengan Mujahidin

Sabtu, 11 September 2021 - 22:34 WIB
loading...
A A A
Baca juga: AS Kembali Wanti-wanti Soal Kebangkitan Al-Qaeda Pasca Penarikan Pasukan Asing

Dia mengatakan bahwa sementara dia dulu percaya AS adalah negara yang menghormati 'aturan hukum', pengalamannya dalam tahanan Amerika adalah kebangkitan yang kasar, mencatat bahwa ini telah menyebabkan dia lebih menderita.

"Saya mengerti AS adalah negara demokrasi. Tapi ketika menyangkut Muslim, orang kulit berwarna - setelah 9/11 mereka tidak menghormati aturan hukum. (Negara) itu bertindak seperti rezim fasis," cetusnya.

Russia Today mewawancarai Slahi di Mauritania, di mana dia kembali setelah mendapatkan kembali kebebasannya. Dia mengatakan dia tidak dapat melakukan perjalanan internasional, karena, seperti yang dia yakini, AS telah menekan negara Afrika itu untuk menolak paspornya.

Slahi menceritakan kembali kisahnya sebagai bagian dari serial dokumenter mini 'Unheard Voices', yang diproduksi oleh Russia Today dalam rangka memperingati 20 tahun serangan teroris 9/11, dan banyak orang yang menjadi korban sebagai akibat langsung dari Perang Melawan Teror.

Baca juga: Kesal Dituduh, Arab Saudi Dukung AS Rilis Dokumen Rahasia 9/11
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim Iran Minta...
Trump Klaim Iran Minta Lanjutkan Pembicaraan dan AS Setuju
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
20 Kapal Perang AS Berkeliaran...
20 Kapal Perang AS Berkeliaran di Timur Tengah saat Iran-Amerika Saling Serang
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
10 Rudal Iran Gempur...
10 Rudal Iran Gempur Pangkalan Yordania dan Pusat Komando AS di Timur Tengah
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Keseleo Lidah, Trump...
Keseleo Lidah, Trump Sebut Kapal Induk AS Diserang Rudal "Republik Islam Jepang"
Israel Tangkap Mufti...
Israel Tangkap Mufti Agung Yerusalem Sheikh Hussein, Larang Masuk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Mohamed Salah Akhirnya...
Mohamed Salah Akhirnya Buka Suara Usai Mesir Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Breaking News: Jampidsus...
Breaking News: Jampidsus Febrie Adriansyah Mengundurkan Diri
Keistimewaan Muharram,...
Keistimewaan Muharram, Dijuluki Sebagai Bulannya Allah
Berita Terkini
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Trump Klaim Iran Minta...
Trump Klaim Iran Minta Lanjutkan Pembicaraan dan AS Setuju
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved