Blinken pada Iran: Waktu untuk Selamatkan Kesepakatan Nuklir Hampir Habis

Kamis, 09 September 2021 - 19:18 WIB
loading...
Blinken pada Iran: Waktu...
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Antony Blinken memperingatkan kepada Iran bahwa waktu untuk menyelamatkan kesepakatan nuklir hampir habis. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) , Antony Blinken memperingatkan kepada Iran bahwa waktu untuk menyelamatkan kesepakatan nuklir hampir habis. Pembicaraan tidak langsung untuk menyelamatkan kesepakatan itu terhenti sejak Juni lalu.

"Saya tidak akan menentukan tanggalnya, tetapi kami semakin dekat ke titik di mana pengembalian yang ketat untuk mematuhi JCPOA tidak mereproduksi manfaat yang dicapai perjanjian itu," kata Blinken, menggunakan nama resmi kesepakatan nuklir Iran.

Blinken menuturkan, ada titik di mana akan sangat sulit untuk mendapatkan kembali semua manfaat JCPOA dengan kembali ke kepatuhan ketat terhadap kesepakatan tersebut. Baca juga: Jenderal Israel: Kami Punya Rencana Luas Ketika Putuskan Menyerang Iran

"Kami belum sampai pada titik itu, tetapi semakin dekat, dan itulah mengapa kami sangat jelas. bahwa kemampuan untuk bergabung kembali dengan JCPOA, mutual return, mutual compliance itu tidak terbatas," ujarnya, seperti dilansir Anadolu Agency pada Kamis (9/9/2021).

Pernyataannya muncul setelah Menteri Luar Negeri baru Iran, Hossein Amir-Abdollahian pekan lalu mengindikasikan bahwa kembalinya Teheran ke pembicaraan tidak langsung di Wina masih akan cukup lama.

Amir-Abdollahian mengatakan bahwa pihak lain yang berpartisipasi dalam pembicaraan memahami bahwa akan memakan waktu "dua atau tiga bulan" bagi pemerintah baru untuk dibentuk dan dipersiapkan. Baca juga: Taliban Gempur Milisi Panjshir Membuat Iran Marah
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Profil Cape Verde, Negara...
Profil Cape Verde, Negara Berpenduduk 550.000 Jiwa yang Bikin Repot Juara Piala Dunia 2010
Rekomendasi
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Berita Terkini
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved