China Tegaskan AS dan Sekutu Memiliki Kewajiban Bantu Afghanistan

Rabu, 08 September 2021 - 21:59 WIB
loading...
China Tegaskan AS dan...
Menteri Luar Negeri China, Wang Yi menegaskan bahwa Amerika Serikat (AS) dan sekutunya memiliki kewajiban untuk membantu Afghanistan. Foto/REUTERS
A A A
BEIJING - China menegaskan bahwa Amerika Serikat (AS) dan sekutunya memiliki kewajiban untuk membantu Afghanistan. Situasi Afghanistan saat ini bisa dikatakan benar-benar di ujung tanduk, di mana PBB menuturkan bahwa stok makanan di negara itu bisa saja habis pada akhir bulan ini.

Berbicara saat pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Pakistan, Tajikistan, Uzbekistan, Iran, dan Turkmenistan, Menteri Luar Negeri China, Wang Yi telah menekankan bahwa AS dan sekutunya memiliki lebih banyak tugas untuk memasok bantuan ekonomi dan kemanusiaan ke Afghanistan daripada negara lain. Baca juga: RI-China Transaksi Pakai Uang Lokal, BI Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus

“Mereka harus membantu perkembangan positif Afghanistan sambil menghormati kedaulatan dan kemerdekaannya,” kata Wang Yi dalam pertemuan tersebut, seperti dilansir Reuters pada Rabu (8/9/2021).

Dalam pertemuan itu, Wang mengatakan, China akan memberikan USD 31 juta berupa gandum, persediaan musim dingin, vaksin dan obat-obatan ke Afghanistan. Selain itu, Chinajuga memutuskan untuk menyumbangkan batch awal tiga juta dosis vaksin Covid-19 kepada orang-orang Afghanistan.

Wang Yi kemudian meminta Taliban untuk memutuskan hubungan dengan semua kekuatan terorisdan mengambil tindakan untuk menghukum anggota teroris. Baca juga: Pembangunan Silo Rudal Nuklir Bikin NATO Cemas, China: Kami Bukan Ancaman

"Semua pihak harus memperkuat pembagian intelijen dan kerjasama kontrol perbatasan untuk menangkap, dan melenyapkan kelompok teroris yang menyelinap masuk dari Afghanistan, untuk memastikan keamanan dan stabilitas regional,” tukasnya.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Mantan Kepala Staf IDF...
Mantan Kepala Staf IDF Ini Siap "Gulingkan" Netanyahu sebagai PM Israel
Rekomendasi
Di Hadapan Prabowo,...
Di Hadapan Prabowo, Kapolri: SPPG Polri Berhasil Pertahankan Zero Accident
Gerindra: Komunikasi...
Gerindra: Komunikasi Prabowo dengan Jokowi Baik-Baik Aja
Prabowo: Kita Butuh...
Prabowo: Kita Butuh Kritik untuk Perbaiki Diri
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved