Terungkap, al-Qaeda Nyaris Serang Israel Besar-besaran usai 9/11 di AS
Sabtu, 04 September 2021 - 16:08 WIB
loading...
A
A
A
Soufan menyatakan bahwa rencana serangan itu tersusun dengan baik dan pengungkapanoleh tersangka teroris telah mengakibatkan penangkapan banyak orang yang terlibat dalam rencana serangan tersebut.
Al-Qaeda dilaporkan memperkirakan bahwa sekitar 200 orang akan tewas dalam serangan yang mereka rencanakan, yang akan berlangsung di banyak kelab pada waktu yang sama di Israel.
Soufan dilaporkan sebagai salah satu agen yang pertama menginterogasi Abu Zubaydah begitu dia ditangkap. Mantan agen tersebut berusaha memasukkan daftarnya dari penyelidikan yang sama dalam sebuah buku tentang pengalamannya dalam pekerjaan, tetapi Unit Keamanan Informasi CIA mendiskualifikasi bagian itu, yang baru-baru ini diizinkan untuk diterbitkan.
Menurut Soufan, dia pertama kali bertemu Zubaydah di sebuah "situs hitam" CIA—penjara rahasia yang diadakan oleh para agen intelijen AS untuk tersangka terorisme di berbagai negara.
Dia telah bertanya kepada tersangka teroris itu apa yang dia yakini sebagai kesalahan yang dia lakukan yang mendorongnya untuk mendarat di tahanan layanan khusus Amerika. Zubaydah menjawab bahwa jelas baginya intelijen Israel telah menangkap sel-sel teroris.
Namun pada saat itu, menurut Soufan, intelijen AS dilaporkan tidak mengetahui adanya rencana besar untuk serangan al-Qaeda di Israel.
Al-Qaeda dilaporkan memperkirakan bahwa sekitar 200 orang akan tewas dalam serangan yang mereka rencanakan, yang akan berlangsung di banyak kelab pada waktu yang sama di Israel.
Soufan dilaporkan sebagai salah satu agen yang pertama menginterogasi Abu Zubaydah begitu dia ditangkap. Mantan agen tersebut berusaha memasukkan daftarnya dari penyelidikan yang sama dalam sebuah buku tentang pengalamannya dalam pekerjaan, tetapi Unit Keamanan Informasi CIA mendiskualifikasi bagian itu, yang baru-baru ini diizinkan untuk diterbitkan.
Menurut Soufan, dia pertama kali bertemu Zubaydah di sebuah "situs hitam" CIA—penjara rahasia yang diadakan oleh para agen intelijen AS untuk tersangka terorisme di berbagai negara.
Dia telah bertanya kepada tersangka teroris itu apa yang dia yakini sebagai kesalahan yang dia lakukan yang mendorongnya untuk mendarat di tahanan layanan khusus Amerika. Zubaydah menjawab bahwa jelas baginya intelijen Israel telah menangkap sel-sel teroris.
Namun pada saat itu, menurut Soufan, intelijen AS dilaporkan tidak mengetahui adanya rencana besar untuk serangan al-Qaeda di Israel.
Lihat Juga :