Taliban Klaim 28 Anggotanya Tewas dalam Bom Bandara Kabul
Jum'at, 27 Agustus 2021 - 14:48 WIB
loading...
A
A
A
Sementara perwakilan Taliban mengatakan kelompok itu akan membuat perubahan pada keamanan, dia juga mengatakan tidak melihat alasan untuk memperpanjang batas waktu 31 Agustus bagi semua pasukan asing untuk keluar dari negara itu. Tanggal 31 Agustus adalah tanggal yang awalnya ditetapkan oleh Presiden AS Joe Biden, yang telah berulang kali berjanji untuk tetap mematuhi tenggat waktu itu.
Seorang diplomat NATO, yang juga berbicara dengan syarat anonim, menguatkan klaim pejabat itu, mengatakan kepada Reuters bahwa Taliban akan memperketat keamanan dan mengerahkan pasukan tambahan untuk mengelola kerumunan besar yang berkumpul di sekitar bandara Kabul. Diplomat itu mendesak kelompok itu untuk menyelidiki serangan pada hari Kamis – yang diklaim oleh ISIS – dengan alasan bahwa Taliban mungkin harus disalahkan, karena baru-baru ini membebaskan sejumlah tahanan yang mungkin memiliki hubungan dengan organisasi teroris yang terkenal itu.
“Para pemimpin Taliban harus menyelidiki jaringan ISIS di Kabul,” kata pejabat NATO itu.
“Mereka mengizinkan ribuan tahanan keluar dari penjara dalam beberapa pekan terakhir; keamanan adalah tanggung jawab mereka,” ia menambahkan.
Komandan Komando Pusat AS (CENTCOM), Jenderal Frank McKenzie, mengatakan Pentagon bersiap untuk melakukan serangan tambahan dalam beberapa hari mendatang, termasuk kemungkinan bom yang dibawa kendaraan dan roket yang ditembakkan ke bandara.
Seorang diplomat NATO, yang juga berbicara dengan syarat anonim, menguatkan klaim pejabat itu, mengatakan kepada Reuters bahwa Taliban akan memperketat keamanan dan mengerahkan pasukan tambahan untuk mengelola kerumunan besar yang berkumpul di sekitar bandara Kabul. Diplomat itu mendesak kelompok itu untuk menyelidiki serangan pada hari Kamis – yang diklaim oleh ISIS – dengan alasan bahwa Taliban mungkin harus disalahkan, karena baru-baru ini membebaskan sejumlah tahanan yang mungkin memiliki hubungan dengan organisasi teroris yang terkenal itu.
“Para pemimpin Taliban harus menyelidiki jaringan ISIS di Kabul,” kata pejabat NATO itu.
“Mereka mengizinkan ribuan tahanan keluar dari penjara dalam beberapa pekan terakhir; keamanan adalah tanggung jawab mereka,” ia menambahkan.
Komandan Komando Pusat AS (CENTCOM), Jenderal Frank McKenzie, mengatakan Pentagon bersiap untuk melakukan serangan tambahan dalam beberapa hari mendatang, termasuk kemungkinan bom yang dibawa kendaraan dan roket yang ditembakkan ke bandara.
Lihat Juga :