Inilah 10 Peralatan Militer AS Termahal yang Direbut Taliban secara Gratis

Rabu, 25 Agustus 2021 - 07:01 WIB
loading...
A A A
Kesepuluh, Hampir lima juta 5,56 kartrid pelatihan amunisi kosong senilai USD1.039.115.

“Dalam proses penarikan pasukan 16 bulan terakhir, Pentagon memindahkan sejumlah besar peralatannya sendiri dari Afghanistan, dan menyerahkan sebagian kepada tentara Afghanistan,” ungkap laporan AFP.

Selama beberapa pekan terakhir Taliban telah menguasai setiap senjata dan peralatan yang ditinggalkan pasukan Afghanistan yang melarikan diri.

“Segala sesuatu yang belum dihancurkan adalah milik Taliban sekarang,” ungkap seorang pejabat AS, yang berbicara dengan syarat anonim, kepada Reuters.

Namun, masih belum jelas berapa banyak peralatan yang dipasok AS jatuh ke tangan Taliban yang mengambil alih Afghanistan jauh lebih cepat daripada yang diperkirakan kekuatan Barat.

“Pejabat AS saat ini dan para mantan pejabat mengatakan ada kekhawatiran senjata itu dapat digunakan untuk membunuh warga sipil, disita kelompok ekstremis lain seperti ISIS untuk menyerang kepentingan AS di kawasan itu, atau bahkan berpotensi diserahkan kepada musuh termasuk China dan Rusia,” papar laporan Reuters.

Para ahli mengatakan situasi di Afghanistan telah menunjukkan kebutuhan AS untuk memantau lebih baik peralatan yang diberikan kepada sekutunya.

Peneliti Persenjataan Konflik yang berbasis di Inggris Justine Fleischner mengatakan AS bisa berbuat lebih banyak untuk memastikan peralatan yang dikirim ke pasukan Afghanistan dipantau dan diinventarisasi dengan cermat.

Taliban juga berhasil menyita peralatan biometrik militer AS, yang memicu kekhawatiran peralatan itu dapat digunakan untuk mengidentifikasi orang-orang yang membantu pasukan asing.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
Iran Klaim Tembakkan...
Iran Klaim Tembakkan Rudal ke Arah 2 Kapal Perang AS, tapi Disangkal Amerika
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Diduga Drone Laut Ukraina...
Diduga Drone Laut Ukraina Meledak di Pelabuhan Rumania
Iran Serang Bandara...
Iran Serang Bandara Internasional Kuwait Sebabkan Korban, Penerbangan Dihentikan
Rekomendasi
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Berita Terkini
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Infografis
10 Negara Asia yang...
10 Negara Asia yang Memiliki Anggota Militer Terbanyak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved