Inggris Akui Tidak Bisa Evakuasi Anak Afghanistan Tanpa Pendamping

Kamis, 19 Agustus 2021 - 19:14 WIB
loading...
Inggris Akui Tidak Bisa...
Inggris mengakui bahwa mereka tidak bisa mengevakuasi anak-anak Afghanistan tanpa pendamping. Foto/REUTERS
A A A
LONDON - Inggris mengakui bahwa mereka tidak bisa mengevakuasi anak-anak Afghanistan tanpa pendamping. Hal itu diungkapkan Menteri Pertahanan Inggris, Ben Wallace.

Pernyataan itu datang ketika dia ditanya oleh wartawan tentang rekaman yang menunjukkan seorang anak kecil diserahkan ke tentara Barat di bandara Kabul.

Rekaman itu, menunjukkan seorang gadis kecil sedang diserahkan melalui tembok kepada tentara Inggris dan Amerika Serikat (AS) di bandara Kabul. Baca juga: Putus Asa, Para Wanita Lempar Bayi Lewati Kawat Berduri di Bandara Kabul

"Kami tidak bisa mengambil anak di bawah umur sendirian. Anda akan menemukan seperti yang Anda lihat dalam rekaman yang saya pikir Anda tunjukkan sekarang, anak itu diambil, karena keluarga juga akan dievakuasi,” ucap Wallace.

"Ini akan menjadi tantangan untuk mencoba melewati kerumunan itu. Kami menemukan cara lain untuk menghadapinya, tetapi itulah yang terjadi,” sambungnya, seperti dilansir Al Arabiya pada Kamis (19/8/2021).

Wallace mengatakan, tentara Inggris di bandara Kabul menghadapi situasi sulit mengingat keputusasaan beberapa warga Afghanistan untuk pergi. Baca juga: Ganti Spanduk Taliban dengan Bendera Afghanistan, 3 Demonstran Ditembak Mati

"Sangat sangat sulit bagi para prajurit, seperti yang Anda lihat dalam rekaman Anda sendiri, berurusan dengan beberapa orang yang putus asa, banyak dari mereka hanya ingin meninggalkan negara itu," tukasnya.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Heboh! Pentagon Sempat...
Heboh! Pentagon Sempat Lockdown Usai Sensor Deteksi Antraks, Ternyata Alarm Palsu
Iran Gempur Pangkalan...
Iran Gempur Pangkalan AS di Yordania, Klaim Hancurkan Banyak Jet Tempur 
Rekomendasi
AS Juara Piala Dunia...
AS Juara Piala Dunia 2026, Jeep Siap Bagi-bagi Mobil Wrangler
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
Obesitas Anak Tinggi,...
Obesitas Anak Tinggi, Inggris Larang Iklan Burger Tayang Siang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved