Pernah Ditangkap 2017, Pangeran Arab Saudi Rival MBS Kini Menghilang

Kamis, 12 Agustus 2021 - 11:45 WIB
loading...
A A A
Sejak mengambil alih kekuasaan pada Januari, pemerintahan Presiden Joe Biden telah menekan Riyadh untuk membebaskan bangsawan dan pembela hak asasi manusia yang ditahan, dengan keberhasilan yang nyata.

Juru kampanye hak mengemudi bagi perempuan Loujain al-Hathloul, dua ilmuwan Bader al-Ibrahim, dan Salah al-Haidar, putra aktivis hak-hak perempuan Aziza al-Yousef, semuanya dibebaskan pada awal Februari, meskipun ketiganya tetap dilarang melakukan perjalanan ke luar kerajaan.

Departemen Luar Negeri AS juga memasukkan kasus Faisal dalam laporan hak asasi manusia (HAM) Arab Saudi tahun 2020.

Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengatakan kepada Insider bahwa pihaknya tidak dapat mengomentari rencananya mengenai Faisal, tetapi mengatakan: "Hak asasi manusia adalah pusat dari kebijakan luar negeri Administrasi ini dan Administrasi Biden menekankan penghormatan terhadap hak asasi manusia dalam hubungan bilateral kami, termasuk dengan mitra Saudi kami."

Adam Coogle, seorang wakil direktur di divisi Timur Tengah dan Afrika Utara Human Rights Watch, mengatakan kepada Insider: "Tidak ada seorang pun di Arab Saudi yang aman dari penindasan pemerintah yang sewenang-wenang, bahkan pangeran terkenal sekalipun."

"Penahanan yang berkepanjangan terhadap anggota keluarga kerajaan bahkan tanpa sedikit pun proses hukum dengan jelas menunjukkan penghinaan total MBS dan pejabatnya terhadap keadilan dan supremasi hukum," katanya, yang dilansir Kamis (12/8/2021).

Bangsawan lain yang tetap ditahan di Arab Saudi adalah Putri Basmah binti Saud, seorang aktivis dan penulis yang diculik pada Februari 2019 dan telah ditahan di penjara al-Ha'ir dengan keamanan tinggi di Riyadh sejak saat itu.

Seorang pejabat AS sebelumnya mengatakan kepada Insider bahwa Departemen Luar Negeri dan Komite Hubungan Luar Negeri Parlemen AS telah menekan pejabat Arab Saudi untuk menjelaskan keadaan penahanannya, tetapi dihalangi.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
AS Tak Akan Usik Program...
AS Tak Akan Usik Program Rudal Balistik Iran dalam Perundingan
Rekomendasi
Periksa Hilman Latief,...
Periksa Hilman Latief, KPK Telusuri Pihak yang Inisiasi Pembagian Kuota Haji Tambahan
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Selesai Diperiksa Kasus...
Selesai Diperiksa Kasus Kuota Haji, Eks Dirjen PHU Hilman Latief: Diminta Keterangan Saja
Berita Terkini
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved