Dramatis, Polisi Ukraina Gagalkan Pria Ledakkan Granat di Gedung Kabinet
Rabu, 04 Agustus 2021 - 18:09 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Takut Dikudeta, Presiden Belarusia Perintahkan Perbatasan dengan Ukraina Ditutup
Polisi bersenjata menutup jalan di sekitar gedung dan segera mengumumkan bahwa penyerang telah ditahan. Media lokal menyebut pria itu bernama Vladimir Prokhnich, berasal dari Irpen, di luar ibu kota. Dia dilaporkan sebelumnya bertugas dengan unit yang memerangi milisi yang memisahkan diri di wilayah Donbass selama perang saudara berdarah yang dimulai pada tahun 2014.
Sejumlah sumber menyatakan bahwa dia pernah menjadi anggota batalion sukarelawan Aidar, yang telah lama menghadapi tuduhan kekerasan terhadap warga sipil dan kejahatan perang dari kelompok-kelompok seperti Amnesty International. Prokhnich dilaporkan dianugerahi Order of Courage oleh mantan Presiden Petro Poroshenko pada tahun 2015.
Ketegangan terjadi hanya sehari setelah peringatan pertama situasi penyanderaan di sebuah bank di ibu kota. Polisi menahan seorang warga negara Uzbekistan yang mengancam akan meledakkan bom di gedung itu, mengkritik pihak berwenang dan mengidentifikasi dirinya sebagai "Roh Kudus, Tuhan Allah."
Baca juga: Acuhkan Protes Rusia, Ukraina dan AS Gelar Latihan Militer di Laut Hitam
Polisi bersenjata menutup jalan di sekitar gedung dan segera mengumumkan bahwa penyerang telah ditahan. Media lokal menyebut pria itu bernama Vladimir Prokhnich, berasal dari Irpen, di luar ibu kota. Dia dilaporkan sebelumnya bertugas dengan unit yang memerangi milisi yang memisahkan diri di wilayah Donbass selama perang saudara berdarah yang dimulai pada tahun 2014.
Sejumlah sumber menyatakan bahwa dia pernah menjadi anggota batalion sukarelawan Aidar, yang telah lama menghadapi tuduhan kekerasan terhadap warga sipil dan kejahatan perang dari kelompok-kelompok seperti Amnesty International. Prokhnich dilaporkan dianugerahi Order of Courage oleh mantan Presiden Petro Poroshenko pada tahun 2015.
Ketegangan terjadi hanya sehari setelah peringatan pertama situasi penyanderaan di sebuah bank di ibu kota. Polisi menahan seorang warga negara Uzbekistan yang mengancam akan meledakkan bom di gedung itu, mengkritik pihak berwenang dan mengidentifikasi dirinya sebagai "Roh Kudus, Tuhan Allah."
Baca juga: Acuhkan Protes Rusia, Ukraina dan AS Gelar Latihan Militer di Laut Hitam
(ian)
Lihat Juga :