Inggris Dilaporkan Tutup Kedutaan Besar di Korut

Kamis, 28 Mei 2020 - 18:12 WIB
loading...
Inggris Dilaporkan Tutup...
Kedutaan Besar Inggris di Korut ditutup untuk sementara waktu dan seluruh staf kedubes Inggris di Pyongyang, beserta keluarga mereka sudah meninggalkan Korut. Foto/Ist
A A A
LONDON - Kedutaan Besar Inggris di Pyongyang, Korea Utara (Korut) ditutup untuk sementara waktu. Hal itu disampaikan oleh Duta Besar Inggris untuk Korut, Colin Crooks melalui akun Twitternya.

Dalam kicauannya, Crooks mengatakan bahwa seluruh staf kedubes Inggris di Pyongyang, beserta keluarga mereka sudah meninggalkan Korut.

"Kedutaan Besar Inggris di Pyongyang ditutup sementara pada tanggal 27 Mei 2020 dan semua staf diplomatik telah meninggalkan Korut untuk saat ini," kicau Crooks, seperti dilansir Sputnik pada Kamis (28/5/2020).

Pada tanggal 4 Februari, Korut membatasi pergerakan anggota staf misi diplomatik asing di tengah pandemi Covid-19. Mulai 13 Februari, diplomat asing harus menjalani karantina 30 hari di pos pemeriksaan perbatasan setelah tiba di Korut.

Korut sendiri sejauh ini belum mengkonfirmasi adanya kasus infeksi Covid-19 di negara mereka.

Secara global, jumlah infeksi Covid-19 sendiri hampir mencapai enam juta orang, dengan Amerika Serikat (AS) menjadi negara paling terdampak. Lebih dari 350 ribu orang meninggal dunia akibat virus ini dan lebih dari 2,5 juta orang telah sembuh.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Canda Bahlil ke Nusron...
Canda Bahlil ke Nusron Wahid Berkacamata Hitam, Sedih Inggris Kalah vs Argentina
Feri Tua Membawa 133...
Feri Tua Membawa 133 Orang Terbalik di Pantai Atlantik, 66 Orang Masih Hilang
Menlu 8 Negara Kecam...
Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Anang Hermansyah Sempat...
Anang Hermansyah Sempat Ragu Ashanty Berhijab, Kini Beri Dukungan Penuh
Gugatan terhadap Waketum...
Gugatan terhadap Waketum dan Sekjen PPP Dicabut, Kader Pilih Fokus Konsolidasi Partai
Cerita Warga Jember...
Cerita Warga Jember Mudahnya Berobat dengan BPJS Kesehatan
Berita Terkini
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Infografis
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Argentina Ditantang Cape Verde
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved