Bongkar ‘Skenario Kiamat’, Inggris Sebut Mutasi COVID dengan Tingkat Kematian 35%

Sabtu, 31 Juli 2021 - 16:16 WIB
loading...
A A A
Namun, laporan tentang varian juga mencatat virus corona baru dapat mengikuti jalur evolusi yang membuatnya menjadi lebih menular tetapi kurang ganas, dengan SAGE membandingkannya dengan "flu biasa."

Laporan itu menambahkan, sementara ini “tidak mungkin dalam jangka pendek,” itu kemudian bisa menjadi “kemungkinan yang realistis” karena virus sepenuhnya beradaptasi dengan inang manusianya.

SAGE menyimpulkan, “Inggris harus terus secara proaktif mendukung upaya vaksinasi global, dengan mengatakan hal itu dapat membantu mengurangi kemungkinan varian berbahaya yang muncul di bagian lain dunia."

Panel itu juga menyerukan peningkatan investasi dalam pengawasan virus untuk mengawasi mutasi.

Hingga saat ini, Inggris telah menghitung sekitar 5,8 juta infeksi virus corona dan hanya 130.000 kematian, menurut data yang dikumpulkan Universitas Johns Hopkins di Amerika Serikat.

Sementara negara itu melihat jeda dalam kasus-kasus selama musim semi, musim panas telah membawa lonjakan baru, yang oleh para pejabat dikaitkan varian Delta yang lebih menular yang pertama kali diamati di India.

Kematian harian telah mencapai 100 orang, beberapa kali selama sepekan terakhir. Jumlah itu menandai peningkatan penghitungan musim semi, dengan kasus baru per hari dalam puluhan ribu.

Meskipun ada lonjakan baru-baru ini, pemerintah Inggris bergerak maju dengan rencana pembukaan kembali awal bulan ini, mencabut sebagian besar pembatasan COVID setelah memberlakukan penguncian dan penutupan bisnis selama berbulan-bulan.

Perdana Menteri Boris Johnson telah membela langkah itu seperlunya, tetapi tetap mendesak warga Inggris menggunakan "semua kehati-hatian dan rasa hormat yang tepat terhadap orang lain dan risiko yang terus ditimbulkan oleh penyakit ini."
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Trump Murka Harga BBM...
Trump Murka Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Perintahkan Penyelidikan
Rekomendasi
5 Pangdam Lulusan Akmil...
5 Pangdam Lulusan Akmil 1997 Teman Satu Angkatan Danpaspampres Mayjen Edwin Adrian Sumantha
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Pembacaan Dakwaan Hari Ini
Berita Terkini
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Infografis
Lawan AS, Desak Eropa...
Lawan AS, Desak Eropa Ganti Jet Tempur Siluman F-35 dengan Rafale
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved