Kedubes AS di Moskow PHK Massal, 182 Staf Asal Rusia Dipecat

Sabtu, 31 Juli 2021 - 09:00 WIB
loading...
A A A
Rusia awal tahun ini mengumumkan larangan terhadap hampir semua staf non-Amerika di kedutaan besar di Moskow dan konsulatnya di Yekaterinburg dan Vladivostok. Itu terjadi sebagai tanggapan atas pengusiran diplomat Rusia oleh AS dan penutupan banyak fasilitas diplomatik di setiap negara.

Pengusiran dan penutupan itu terjadi dalam konteks sanksi AS yang dijatuhkan atas campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden AS 2020, peracunan mantan mata-mata Rusia di Inggris, dan penangkapan tokoh oposisi Alexei Navalny serta tindakan keras terhadap para pendukungnya, serta keterlibatannya dalam peretasan SolarWind terhada badan federal AS. Semuanya adalah aktivitas yang dibantah Rusia.

Setelah pengumuman larangan tersebut, kedutaan menangguhkan layanan konsuler rutin dan sejak Mei hanya memproses visa imigran dalam kasus darurat hidup atau mati.

Baca juga: Rusia Tuding AS Coba Picu Konflik di Negara-negara SCO

Penangguhan layanan konsuler juga membuat pengusaha Rusia, pertukaran pelajar, dan pasangan romantis terombang-ambing karena mereka tidak lagi dapat memperoleh visa AS di Rusia.

Namun, AS telah optimis dengan hati-hati bahwa keputusan Rusia mungkin dibatalkan pada pertemuan bulan lalu antara Presiden Joe Biden dan Vladimir Putin di Jenewa. Tetapi harapan itu menguap bahkan setelah kedua belah pihak melanjutkan pembicaraan pengendalian senjata strategis minggu ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Konflik AS-Iran Makin...
Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Kemendagri: Tanggap...
Kemendagri: Tanggap Darurat Aceh Berakhir, Anggaran Pemulihan Disiapkan Rp58,9 Triliun
Berita Terkini
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved