Kebakaran Turki Parah, 4 Tewas dan Ribuan Wisatawan Dievakuasi

Sabtu, 31 Juli 2021 - 03:33 WIB
loading...
A A A
Beberapa laporan media lokal menyebutkan tren iklim yang lebih luas yang meningkatkan bahaya kebakaran di Turki dan di tempat lain.

Ilmuwan iklim telah lama memperkirakan Mediterania akan terpukul keras oleh kenaikan suhu dan perubahan curah hujan, didorong oleh emisi manusia. Menurut laporan terakhir oleh Panel Antarpemerintah PBB tentang Perubahan Iklim, risiko kebakaran hutan di masa depan diproyeksikan meningkat di Eropa selatan.

Ilmuwan iklim Turki Levent Kurnaz mengatakan cuaca baru-baru ini telah menciptakan kondisi untuk pengapian yang mudah. “Cuaca sangat panas dan kering. Ini membantu untuk memulai kebakaran. Kesalahan terkecil kami mengarah pada bencana besar," tulis dia di Twitter.

Tahun ini sepertinya akan melanjutkan tren tersebut. Organisasi Meteorologi Dunia menulis di Twitter bahwa panas ekstrem melanda wilayah Mediterania yang lebih luas dengan suhu yang diperkirakan naik di atas 40 derajat Celsius di daerah pedalaman Italia, Yunani, Tunisia, dan Turki. Pihaknya telah mendesak persiapan untuk mencegah masalah kesehatan dan pasokan air.

Gelombang panas di Eropa selatan diperkirakan akan bertahan hingga minggu depan dengan beberapa perkiraan menunjukkan itu bisa menjadi salah satu yang paling parah dalam catatan. Kantor meteorologi Turki melihat sedikit kemungkinan jeda dalam seminggu ke depan. Pekan depan, Ankara dan beberapa lokasi lainnya ditetapkan untuk suhu lebih dari 12 derakat Celsius lebih tinggi dari rata-rata Agustus.

Kebakaran hutan telah melanda Yunani selatan, memaksa evakuasi desa-desa di luar kota pelabuhan barat Patras. Kobaran api juga dilaporkan terjadi di Bulgaria dan Albania. Peringatan suhu tinggi telah dikeluarkan di Macedonia Utara, Albania, Bulgaria dan sebagian Rumania dan Serbia.

Uni Eropa telah mengeluarkan peringatan risiko kebakaran tertinggi ke tempat-tempat di Italia, Portugal, Spanyol dan sebagian Afrika utara. Lebih jauh ke timur, kebakaran besar terjadi pada hari Kamis di Lebanon, di mana satu orang tewas.

"Risikonya sangat tinggi saat ini," kata Parrington. "Kita bisa mulai melihat lebih banyak kebakaran dalam beberapa minggu mendatang jika suhu ini terus berlanjut."
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
AS Diperkirakan Akan...
AS Diperkirakan Akan Pasok 6 Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
4 Dalih Israel Mendesak...
4 Dalih Israel Mendesak AS Blokir Penjualan F-35 ke Turki, Bisa Jadi Ancaman Zionis
Israel Terusik, Netanyahu...
Israel Terusik, Netanyahu Desak AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
Update Kebakaran TPA...
Update Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang, Titik Api Tersisa 30 Persen
Pemakaman Ali Khamenei...
Pemakaman Ali Khamenei Disesaki Jutaan Pelayat, 50 Ribu Orang Jalani Perawatan Medis
Trump Ancam Serang Lagi,...
Trump Ancam Serang Lagi, Iran Akan Tutup Total Selat Hormuz
Rekomendasi
Piala Dunia 2026 Diatur...
Piala Dunia 2026 Diatur untuk Tim Unggulan?
5 Fakta Menarik Prancis...
5 Fakta Menarik Prancis Tim Pertama Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026
Persoalkan Penetapan...
Persoalkan Penetapan Tersangka, Sidang Praperadilan Kedua Roy Suryo Digelar Hari Ini
Berita Terkini
Lagi, Wakil Menteri...
Lagi, Wakil Menteri Sembunyikan Uang Korupsi Rp193 Miliar di Dalam Drainase Air Hujan
Usai Serang Iran, Trump...
Usai Serang Iran, Trump Briefing Netanyahu tentang Taktik AS di Teluk
10 Rudal Iran Gempur...
10 Rudal Iran Gempur Pangkalan Yordania dan Pusat Komando AS di Timur Tengah
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
Infografis
Hasil Drawing Babak...
Hasil Drawing Babak 4: Timnas Indonesia Satu Grup dengan Irak dan Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved