Bantu Penanganan Covid-19, Inggris Kirim Ratusan Ribu Vaksin AstraZeneca ke Indonesia

Kamis, 29 Juli 2021 - 16:45 WIB
loading...
Bantu Penanganan Covid-19,...
Inggris akan mengirimkan sekitar 600 ribu dosis vaksin AstraZeneca, untuk membantu penganganan Covid-19 di Indonesia. Foto/REUTERS
A A A
JAKARTA - Menteri Luar Negeri Inggris , Dominic Raab mengumumkan bahwa mulai minggu ini pihaknya akan mengirimkan sembilan juta vaksin Covid-19 ke seluruh dunia. Di mana, Indonesia dilaporkan akan mendapatkan 600 ribu dosis.

Pengiriman ini akan membantu memenuhi kebutuhan mendesak akan vaksin dari negara-negara di seluruh dunia, termasuk di kawasan Asia Tenggara, yang saat ini sedang mengalami kenaikan kasus Covid-19 termasuk jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit dan jumlah kematian.

Raab mengatakan, sembilan juta vaksin yang dikirim meninggu ini adalah pengiriman pertama dari 100 juta dosis yang dijanjikan Inggris untuk membantu kelompok masyarakat dunia yang paling rentan. Baca juga: Kapal Perang Inggris Sambangi LCS, China Gelar Latihan Militer

Wakil Duta Besar Inggris Raya untuk Indonesia dan Timor Leste Rob Fenn mengatakan bahwa Inggris Raya berdiri bersama Indonesia di masa yang sulit ini, karena Inggris juga sempat mengalami gelombang infeksi.

“Kami ingin melakukan apa yang kami bisa untuk membantu Indonesia, sebagai mitra dekat dan rekan kami. Pemerintah Inggris Raya yakin vaksin yang kami sumbangkan hari ini akan digunakan dengan baik, di garis depan di Indonesia, untuk menyelamatkan nyawa, dan sekaligus menguatkan perekonomian,"jelas Fenn.

Fenn, seperti dikutip dari siaran pers Kedutaan Besar Inggris yang diterima Sindonews pada Kamis (29/7/2021) mengatakan bahwa donasi ini merupakan kelanjutan dari kemitraan kesehatan yang lebih luas antara Inggris dan Indonesia.

“Kami tengah meningkatkan kerja sama kesehatan kami dengan Indonesia untuk jangka menengah dan jangka panjang– pada sektor-sektor penting seperti pengembangan vaksin dan pengurutan genom," ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Fresh Graduate Merapat!...
Fresh Graduate Merapat! Magang Nasional Angkatan 2 2026 Segera Dibuka
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Berita Terkini
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Infografis
AS Tolak Rencana Inggris...
AS Tolak Rencana Inggris untuk Kirim Pasukan ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved