Presiden Korsel Batalkan Kunjungan ke Jepang Pasca Insiden Sindiran Seksual
Senin, 19 Juli 2021 - 23:13 WIB
loading...
Keputusan ini Moon Jae-in ini datang setelah adanya insiden sindiran seksual terhadap pemimpin Korsel tersebut oleh seorang diplomat Jepang di Seoul. Foto/REUTERS
A
A
A
SEOUL - Presiden Korea Selatan (Korsel) , Moon Jae-in membatalkan rencana kunjunganya ke Jepang. Keputusan ini datang setelah adanya insiden sindiran seksual oleh seorang diplomat Jepang.
Moon berencana untuk menyambangi Tokyo pekan ini untuk menghadiri pembukaan Olimpiade dan melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Jepang, Yoshihide Suga.
Pengumuman itu muncul setelah Seoul mengajukan protes atas laporan berita bahwa seorang diplomat senior di Kedutaan Besar Jepang di Seoul mengatakan Moon "bermasturbasi", ketika menggambarkan upayanya untuk meningkatkan hubungan antara kedua negara.
"Moon telah memutuskan untuk tidak mengunjungi Jepang," kata juru bicara Moon, Park Soo-hyun dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Senin (19/7/2021). Baca juga: Alasan Pemerintah Korsel Larang Lagu BTS, BLACKPINK, dan ENHYPEN Diputar di Gym
"Karena Olimpiade Tokyo adalah festival yang damai bagi semua orang di seluruh dunia, kami berharap Jepang akan menyelenggarakannya dengan aman dan sukses," sambungnya.
Moon berencana untuk menyambangi Tokyo pekan ini untuk menghadiri pembukaan Olimpiade dan melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Jepang, Yoshihide Suga.
Pengumuman itu muncul setelah Seoul mengajukan protes atas laporan berita bahwa seorang diplomat senior di Kedutaan Besar Jepang di Seoul mengatakan Moon "bermasturbasi", ketika menggambarkan upayanya untuk meningkatkan hubungan antara kedua negara.
"Moon telah memutuskan untuk tidak mengunjungi Jepang," kata juru bicara Moon, Park Soo-hyun dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Senin (19/7/2021). Baca juga: Alasan Pemerintah Korsel Larang Lagu BTS, BLACKPINK, dan ENHYPEN Diputar di Gym
"Karena Olimpiade Tokyo adalah festival yang damai bagi semua orang di seluruh dunia, kami berharap Jepang akan menyelenggarakannya dengan aman dan sukses," sambungnya.
Lihat Juga :