Pemerintah Venezuela Kehilangan Kendali, Geng Bersenjata Duduki Caracas

Senin, 19 Juli 2021 - 02:05 WIB
loading...
A A A
Dia mengatakan operasi polisi dengan kekerasan yang diluncurkan Maduro pada 2015, dijuluki "Operasi Pembebasan Rakyat," membantu mengkonsolidasikan sejumlah geng yang awalnya, yang awalnya beroperasi di lingkungan Cota 905 dan daerah sekitarnya dengan memberi mereka musuh bersama.

Kelompok HAM mengatakan hal itu menyebabkan ratusan pembunuhan di luar proses hukum. Baca juga: Polisi dan Geng Bersenjata Venezuela Bentrok, Puluhan Orang Tewas

Pada tahun 2017 geng-geng itu membuat kesepakatan dengan pemerintah untuk membiarkan mereka beroperasi di sektor-sektor tertentu dengan imbalan menurunkan kekerasan.

Tetapi, seiring waktu geng-geng itu menjadi lebih kuat melalui peningkatan perdagangan narkoba dan menargetkan anak-anak sebagai rekrutan. Penduduk setempat mengatakan geng-geng itu sekarang dipersenjatai dengan granat dan senapan serbu.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Ekspor Minyak Venezuela...
Ekspor Minyak Venezuela Melesat jadi 1,25 Juta Barel per Hari, AS hingga Eropa Rebutan
Dibombardir AS, Asap...
Dibombardir AS, Asap Membubung di Pelabuhan Iran
Seret Jenderal Israel...
Seret Jenderal Israel ke Pengadilan, Spanyol Koordinasi dengan Pengadilan Kriminal Internasional
Rekomendasi
DPN IARMI: Kritik Harus...
DPN IARMI: Kritik Harus Objektif, Jangan Giring Opini Menyesatkan
5 Momen Paling Bersejarah...
5 Momen Paling Bersejarah Rivalitas Inggris vs Argentina di Piala Dunia, Ada Gol 'Tangan Tuhan'
Prabowo Sindir Tamu...
Prabowo Sindir Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-lama Ngerampok
Berita Terkini
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Infografis
10 Miliarder Paling...
10 Miliarder Paling Boncos di 100 Hari Trump, Elon Musk Kehilangan Rp727 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved