Korban Meninggal Melonjak, Amerika Latin Pusat Pandemi Covid-19
Rabu, 27 Mei 2020 - 18:07 WIB
loading...
A
A
A
Ketika angka kematian harian Brasil menjadi yang tertinggi di dunia pada hari Senin, sebuah studi Universitas Washington memperingatkan bahwa jumlah total korban tewas negara itu bisa naik lima kali lipat menjadi 125.000 pada awal Agustus.
Perkiraan dari universitas Institut Metrik dan Evaluasi Kesehatan (IHME) datang dengan seruan untuk penguncian wilayah atau lockdown yang ditentang oleh presiden sayap kanan Brasil, Jair Bolsonaro.
IMHE juga mengatakan data saat ini memproyeksikan kematian Covid-19 di Peru berjumlah hampir 20.000 pada Agustus. Ini mengindikasikan jumlah pasien akan melebihi pasokan tempat tidur di unit perawatan intensif.
Proyeksi model IHME terbaru melihat kematian meningkat menjadi hampir 12.000 di Chili, 7.000 di Meksiko, 6.000 di Ekuador, 5.500 di Argentina dan 4.500 di Kolombia pada bulan Agustus.
Satu negara di wilayah ini yang relatif baik terhadap Covid-19 adalah Kuba, di mana IHME memperkirakan jumlah kematian hanya 82 pada Agustus sementara pengujian terus melampaui wabah.
Perkiraan dari universitas Institut Metrik dan Evaluasi Kesehatan (IHME) datang dengan seruan untuk penguncian wilayah atau lockdown yang ditentang oleh presiden sayap kanan Brasil, Jair Bolsonaro.
IMHE juga mengatakan data saat ini memproyeksikan kematian Covid-19 di Peru berjumlah hampir 20.000 pada Agustus. Ini mengindikasikan jumlah pasien akan melebihi pasokan tempat tidur di unit perawatan intensif.
Proyeksi model IHME terbaru melihat kematian meningkat menjadi hampir 12.000 di Chili, 7.000 di Meksiko, 6.000 di Ekuador, 5.500 di Argentina dan 4.500 di Kolombia pada bulan Agustus.
Satu negara di wilayah ini yang relatif baik terhadap Covid-19 adalah Kuba, di mana IHME memperkirakan jumlah kematian hanya 82 pada Agustus sementara pengujian terus melampaui wabah.
(ber)
Lihat Juga :