Musim Haji Tahun Ini Cuaca Sangat Panas, Diwarnai Hujan dan Badai Pasir
Rabu, 14 Juli 2021 - 14:01 WIB
loading...
CEO Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi Ayman Ghulam memeriksa pusat kerja untuk sejumlah tempat suci selama musim haji. Foto/SPA
A
A
A
RIYADH - Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi menyatakan musim haji tahun ini akan diwarnai cuaca yang sangat panas, dengan suhu diperkirakan mencapai 45 derajat Celcius di daerah Masha'er.
CEO Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi Ayman Ghulam, juga memperingatkan, “Angin dengan kecepatan aktif yang dapat menyebabkan badai pasir dan debu.”
Dia tidak menutup kemungkinan turunnya hujan di tempat-tempat suci di Makkah, seperti Gunung Arafat, Muzdalifah dan Mina, terutama pada sore hari karena formasi awan di ketinggian daerah Masha'er.
Baca juga: Empat Warga Iran Dituduh Bersekongkol Culik Warga AS, Kanada, dan Inggris
Ghulam mengawasi pekerjaan lembaga itu di tempat-tempat suci dan ruang operasi haji yang baru diluncurkan.
Baca juga: Selamatkan Polisi, Pasukan Komando Afghanistan Kocar-kacir Diserang Taliban
Dia mengatakan pusat meteorologi siap memantau dan menindaklanjuti kondisi serta fenomena cuaca terbaru di semua tempat suci, dan berkoordinasi sepanjang waktu dengan semua otoritas dan organisasi terkait.
Baca juga: Kerusuhan Afrika Selatan Bak Medan Perang, 72 Orang Tewas, 200 Mal Dijarah
Dia menambahkan kepala Pusat Operasi Meteorologi di Mina juga akan memberikan siaran informasi cuaca, buletin harian, dan rencana darurat jika terjadi kondisi cuaca buruk.
Musim haji dimulai pada 18 Juli. Akibat pandemi COVID-19, hanya 60.000 orang dari dalam Kerajaan Arab Saudi yang akan diizinkan melakukan haji tahun ini.
CEO Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi Ayman Ghulam, juga memperingatkan, “Angin dengan kecepatan aktif yang dapat menyebabkan badai pasir dan debu.”
Dia tidak menutup kemungkinan turunnya hujan di tempat-tempat suci di Makkah, seperti Gunung Arafat, Muzdalifah dan Mina, terutama pada sore hari karena formasi awan di ketinggian daerah Masha'er.
Baca juga: Empat Warga Iran Dituduh Bersekongkol Culik Warga AS, Kanada, dan Inggris
Ghulam mengawasi pekerjaan lembaga itu di tempat-tempat suci dan ruang operasi haji yang baru diluncurkan.
Baca juga: Selamatkan Polisi, Pasukan Komando Afghanistan Kocar-kacir Diserang Taliban
Dia mengatakan pusat meteorologi siap memantau dan menindaklanjuti kondisi serta fenomena cuaca terbaru di semua tempat suci, dan berkoordinasi sepanjang waktu dengan semua otoritas dan organisasi terkait.
Baca juga: Kerusuhan Afrika Selatan Bak Medan Perang, 72 Orang Tewas, 200 Mal Dijarah
Dia menambahkan kepala Pusat Operasi Meteorologi di Mina juga akan memberikan siaran informasi cuaca, buletin harian, dan rencana darurat jika terjadi kondisi cuaca buruk.
Musim haji dimulai pada 18 Juli. Akibat pandemi COVID-19, hanya 60.000 orang dari dalam Kerajaan Arab Saudi yang akan diizinkan melakukan haji tahun ini.
(sya)
Lihat Juga :