Sekutu AS Ingin Gencarkan Latihan Perang untuk Lacak Kapal Selam Rusia dan China
Selasa, 06 Juli 2021 - 07:19 WIB
loading...
A
A
A
“Perang anti-kapal selam pada dasarnya menantang dan membutuhkan banyak pelatihan dan koordinasi lanjutan antara unit laut dan udara," kata Kepala Angkatan Laut Norwegia Laksamana Rune Andersen mengomentari masalah ini dalam wawancaranya dengan High North News.
Baca juga: China Gagal Jual Jet Tempurnya Diduga karena Kerap Ribut dengan Negara Lain
Gilday dan para pemimpin militer Amerika lainnya telah mengeklaim bahwa kapal selam Rusia telah menghabiskan lebih banyak waktu di sekitar pantai AS baru-baru ini.
Militer AS juga telah menggarisbawahi peningkatan kehadiran kapal selam China di kawasan Indo-Pasifik. Washington menduga bahwa negara Asia itu akan memiliki antara 65 hingga 70 kapal selam yang beroperasi sepanjang tahun 2020-an.
Peningkatan armada kapal selam China terjadi ketika AS terus mengirim kapal perang ke perairan yang disengketakan di Laut China Selatan, yang berulang kali dikecam Beijing sebagai provokatif dan berbahaya.
Baca juga: China Gagal Jual Jet Tempurnya Diduga karena Kerap Ribut dengan Negara Lain
Gilday dan para pemimpin militer Amerika lainnya telah mengeklaim bahwa kapal selam Rusia telah menghabiskan lebih banyak waktu di sekitar pantai AS baru-baru ini.
Militer AS juga telah menggarisbawahi peningkatan kehadiran kapal selam China di kawasan Indo-Pasifik. Washington menduga bahwa negara Asia itu akan memiliki antara 65 hingga 70 kapal selam yang beroperasi sepanjang tahun 2020-an.
Peningkatan armada kapal selam China terjadi ketika AS terus mengirim kapal perang ke perairan yang disengketakan di Laut China Selatan, yang berulang kali dikecam Beijing sebagai provokatif dan berbahaya.
(min)
Lihat Juga :