Pompeo: Di Tengah Idul Fitri dan Pandemi, Uighur dan Rohingnya Masih Alami Penindasan

Selasa, 26 Mei 2020 - 14:54 WIB
loading...
Pompeo: Di Tengah Idul...
Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo mengatakan di tengah perayaan Idul Fitri, yang terjadi pada masa pandemi Covid-19, masih ada komunitas Muslim yang mengalami penindasan. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo mengatakan di tengah perayaan Idul Fitri, yang terjadi pada masa pandemi Covid-19, masih ada komunitas Muslim yang mengalami penindasan. Dia mencotohkan komunitas Muslim Uighur di China dan Rohingnya di Myanmar, yang masih terus mengalami penindasan sampai saat ini.

Pompeo, dalam pesan Idul Fitrinya, mengatakan selama sebulan terakhir, umat Muslim di AS dan negara lainnya menjalankan puasa, yang menitikberatkan pada refleksi spiritual, komunitas dan nilai-nilai rasa syukur, kasih sayang, kedermawanan, juga adaptasi cara beribadah dan menjalankan Ramadan di dunia yang berubah akibat pandemi global.

"Ramadan dan Idul Fitri mengingatkan kita akan pentingnya komunitas, memberikan pelayanan, serta perlindungan terhadap kebebasan yang mendasar seperti beragama atau berkeyakinan, terutama di saat krisis seperti ini," ucap Pompeo, dalam siaran pers yang diterima Sindonews pada Selasa (26/5/2020).

"Di tengah pandemi global, komunitas-komunitas Muslim seperti Uighur, Rohingya, dan lainnya menghadapi tantangan berat untuk dapat mempraktikkan kepercayaan mereka bahkan mereka dihadapkan pada ancaman-ancaman yang lebih besar lagi, termasuk dijadikan kambing hitam, dianiaya, dan ditahan," sambungnya.

Dia kemudian mengucapkan terima kasih kepada organisasi-organisasi bantuan swasta Islam, baik di Amerika maupun di seluruh dunia, atas pekerjaan heroik mereka yang telah menyelamatkan banyak nyawa.

"Kami bergabung bersama komunitas Muslim untuk berdiri dalam solidaritas dengan mereka yang tertindas, apa pun kepercayaan atau tafsir mereka, serta menyerukan kepada semua pemerintah untuk melindungi kebebasan beragama bagi semua," tukasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Ini Alasan Jepang Naikkan...
Ini Alasan Jepang Naikkan Biaya Visa Masuk hingga 5 Kali Lipat
Rekomendasi
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved