Moskow Sebut AS Coba Rusak Kepercayaan Publik Rusia pada Putin

Senin, 25 Mei 2020 - 22:21 WIB
loading...
Moskow Sebut AS Coba...
Pemimpin Negara Duma, atau Majelis Rendah Rusia, Vyacheslav Volodin mengatakan, Amerika Serikat (AS) coba merusak kepercayaan publik pada Vladimir Putin. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Pemimpin Negara Duma, atau Majelis Rendah Rusia, Vyacheslav Volodin mengatakan, Amerika Serikat (AS) coba merusak kepercayaan publik pada Vladimir Putin. Volodin mengatakan, AS menggunakan media yang dikontrol, bloger dan politisi oposisi Rusia untuk mencapai tujuannya.

"Putin telah membawa Rusia ke tingkat yang baru ketika diperhitungkan dan dihormati. Jika dibandingkan dengan tahun 1990-an, jelas sekali bahwa ada pertumbuhan yang signifikan di semua bidang kehidupan. Kami memperkuat posisi kami dan itulah mengapa mereka memukul keuntungan kami," kata Volodin.

"Keuntungan kami adalah presiden kami, yang menikmati dukungan dari warga negara, sementara AS berusaha merusak kepercayaan ini. Saya tidak berpikir bahwa saya akan membuka rahasia besar dengan mengatakan bahwa mereka terus berhubungan dengan beberapa politisi oposisi serta sejumlah outlet media massa dan blogger," sambungnya, seperti dilansir Tass pada Senin (25/5/2020).

Dia menuturkan, beberapa dari mereka mungkin bahkan tidak menyadari bahwa mereka hanya menjadi bidak, yang digunakan untuk menghancurkan negara mereka sendiri. "Kita tidak hanya perlu memahami ini, tetapi juga untuk menentang campur tangan dalam urusan internal negara kita," ungkapnya.

Volodinn mengatakan, AS menyebarkan berita palsu tentang penanganan Covid-19 dan peringkat pihak berwenang Rusia karena berusaha untuk mengacaukan situasi di negara itu untuk mempertahankan posisi dominannya dalam kata tersebut.

"Ketika kita berbicara tentang demokrasi Amerika dan prestasi Amerika, kita menyadari bahwa negara ini telah mencapai banyak hal. Tetapi pencapaian ini mengorbankan negara lain. Segala sesuatu di dunia berubah, tidak ada yang bertahan selamanya, dan menyadari ini, Amerika Serikat ingin mempertahankan posisinya yang mendominasi, seperti sebelumnya, dengan melemahkan negara-negara lain," ujarnya.

Dia mencatat bahwa AS telah melakukan banyak hal yang menyebabkan runtuhnya Uni Soviet, meskipun ini hal juga disebabkan oleh kesalahan oleh kepemimpinan Soviet, yang telah kehilangan kepercayaan warga.

"Hari ini jelas sekali bahwa situasi di negara kita berbeda. Presiden bergantung pada dukungan warga dan dia telah melakukan banyak hal untuk Rusia dan terus menunjukkan keefektifannya. AS memahami bahwa ini adalah kekuatan Rusia," katanya

Volodin mencatat bahwa oleh karena itu serangan Washington bertujuan mendiskreditkan Putin, lembaga-lembaga kekuasaan utama dan politisi terkemuka untuk merusak kepercayaan dan melemahkan mereka. Tapi, jelasnya, AS belum melepaskan rencananya untuk melemahkan dan memecah Rusia lebih lanjut.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Detik-Detik Pesawat...
Detik-Detik Pesawat Ringan Tabrak Gedung 108 Lantai di China, Jendela Bolong Picu Kebakaran
Rekomendasi
Ketum PB Akuatik Optimistis...
Ketum PB Akuatik Optimistis Skema Anggaran Pelatnas Multiyears Lahirkan Atlet Berprestasi
Hasil MotoGP Belanda...
Hasil MotoGP Belanda 2026: Ai Ogura Cetak Sejarah, Marc Marquez Keenam
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
Berita Terkini
5 Fakta Kim Jong-un...
5 Fakta Kim Jong-un Enggan Berbicara tentang Ibunya, Dijuluki Anak Haram dari Seorang Selir
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Infografis
Warren Buffett Sebut...
Warren Buffett Sebut Dolar AS Sedang Menuju ke Neraka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved