Ukraina Larang Pelancong yang Divaksin dengan Spunik V Masuki Negaranya

loading...
Ukraina Larang Pelancong yang Divaksin dengan Spunik V Masuki Negaranya
Ukraina mengaku tidak akan mengizinkan masuk orang asing yang disuntik dengan vaksin Sputnik V, jika mereka juga tidak memberikan bukti tes negatif Covid-19. Foto/REUTERS
KIEV - Ukraina mengaku tidak akan mengizinkan masuk orang asing yang disuntik dengan vaksin Sputnik V , jika mereka juga tidak memberikan bukti tes negatif Covid-19. Langkah ini diambil karena Kiev menilai vaksin Sputnik V belum disetujui Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Aturan penyeberangan perbatasan saat ini memerlukan tes Covid-19 negatif atau bukti bahwa orang tersebut telah melakukan vaksinasi dengan vaksin yang disetujui oleh WHO. Baca juga: Inilah Kandungan Sputnik V, Vaksin Covid-19 Buatan Rusia

"Dalam dua hari terakhir, ada kasus orang asing yang mencoba masuk dari luar negeri di pos pemeriksaan di perbatasan negara bagian Ukraina dengan dokumen imunisasi dengan vaksin Sputnik V," kata dinas perbatasan Ukraina.



"Kami menekankan bahwa dokumen seperti itu tidak memberikan hak untuk masuk ke Ukraina, karena vaksin ini tidak termasuk dalam daftar WHO," sambungnya, seperti dilansir Reuters pada Kamis (10/6/2021).

Ukraina, salah satu negara Eropa yang terbilang miskin, telah tertinggal di belakang banyak tetangganya dalam mengamankan vaksin untuk 41 juta penduduknya. Kiev meminta bantuan negara-negara Uni Eropa sementara menolak untuk membeli vaksin Sputnik V Rusia.

Pada bulan Februari, Ukraina secara resmi melarang pendaftaran vaksin yang dikembangkan dan diproduksi Rusia. Baca juga: Putin: Vaksin Sputnik Dapat Diandalkan Seperti AK-47

Larangan ini datang di tengah semakin memburuknya hubungan antara Moskow dan Kiev, yang dipicu oleh penumpukan pasukan Rusia di wilayah perbatasan.
(ian)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top