Eks Bos Mossad Sebut Uang Qatar ke Hamas di Luar Kendali
Rabu, 09 Juni 2021 - 11:31 WIB
loading...
A
A
A
Tak lama setelah gencatan senjata antara Israel dan Hamas mulai berlaku akhir bulan lalu, Qatar mengumumkan bahwa mereka akan memberikan USD500 juta untuk rekonstruksi Gaza setelah konflik berdarah 11 hari.
Qatar telah menyalurkan uang tunai ke daerah kantong Palestina yang dikuasai Hamas selama bertahun-tahun dengan persetujuan Israel. Negara Teluk itu telah menjanjikan USD360 juta bantuan ke Gaza pada awal tahun.
Selama menjadi kepala Mossad, Cohen bertanggung jawab atas hubungan antara Israel dan Qatar, karena tidak ada hubungan diplomatik langsung antara kedua negara.
Pada Februari 2020, Cohen dilaporkan mengunjungi Qatar untuk meyakinkan Doha agar tidak menghentikan pendanaannya ke Hamas. Pemimpin partai Yisrael Beytenu, Avigdor Liberman, mengeklaim pada saat itu bahwa Cohen, atas perintah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, pergi untuk "memohon" Qatar agar melanjutkan pembayaran ke Gaza.
"Ini adalah kebijakan tunduk pada teror," ujar Liberman saat itu, yang menambahkan bahwa Israel membayar Hamas "uang perlindungan" untuk menjaga ketenangan.
Qatar telah menyalurkan uang tunai ke daerah kantong Palestina yang dikuasai Hamas selama bertahun-tahun dengan persetujuan Israel. Negara Teluk itu telah menjanjikan USD360 juta bantuan ke Gaza pada awal tahun.
Selama menjadi kepala Mossad, Cohen bertanggung jawab atas hubungan antara Israel dan Qatar, karena tidak ada hubungan diplomatik langsung antara kedua negara.
Pada Februari 2020, Cohen dilaporkan mengunjungi Qatar untuk meyakinkan Doha agar tidak menghentikan pendanaannya ke Hamas. Pemimpin partai Yisrael Beytenu, Avigdor Liberman, mengeklaim pada saat itu bahwa Cohen, atas perintah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, pergi untuk "memohon" Qatar agar melanjutkan pembayaran ke Gaza.
"Ini adalah kebijakan tunduk pada teror," ujar Liberman saat itu, yang menambahkan bahwa Israel membayar Hamas "uang perlindungan" untuk menjaga ketenangan.
Lihat Juga :