AS Larang Masuk Turis Brasil karena Covid-19 Mengganas

Senin, 25 Mei 2020 - 08:28 WIB
loading...
AS Larang Masuk Turis...
Presiden Amerika Serikat Donald John Trump. Foto/REUTERS/Leah Millis
A A A
WASHINGTON - Gedung Putih memperluas larangan perjalanan (travel ban)-nya terhadap negara-negara yang dilanda pandemi virus corona baru penyebab Covid-19 . Kebijakan baru ini termasuk melarang masuk turis Brasil atau pun orang asing yang telah berada di negara itu selama periode dua minggu.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sebelumnya sudah melarang masuk pengunjung dari Inggris, negara-negara Uni Eropa dan China. Dia pada pekan lalu mengatakan bahwa dia sedang mempertimbangkan pembatasan serupa untuk Brasil.

AS sendiri masih ranking satu dunia dalam jumlah kasus Covid-19 terbanyak yakni 1.641.584 dengan 97.698 kematian. (Baca:
Dipromosikan Trump Obati Covid-19, Obat Anti Malaria Ternyata Berbahaya )


Brasil di urutan kedua dengan 363.211 kasus dan 22.666 kematian. Rusia berada di urutan ketiga dengan 344.481 kasus dan 3.541 kematian. Semua angka itu merupakan penghitungan John Hopkins University yang dikutip SINDOnews.com, Senin (25/5/2020) pagi.

Juru bicara Gedung Putih Kayleigh McEnany menyatakan langkah terbaru Trump sebagai langkah yang dirancang untuk melindungi negara AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
Presiden Jerman Akan...
Presiden Jerman Akan Kunjungi Jakarta 15 Juni, Boyong Delegasi Bisnis dan Peneliti
Tragis! Pesawat Bawa...
Tragis! Pesawat Bawa Penerjun Payung Jatuh, 12 Orang Tewas
Rekomendasi
Brantas Abipraya Kebut...
Brantas Abipraya Kebut Penyelesaian Akhir Sekolah Rakyat Jabar II, DPR Optimistis Segera Operasional
Aksi Demo di Gedung...
Aksi Demo di Gedung DPR, Puluhan Mahasiswa Terlibat Aksi Dorong dengan Polisi
Perkuat Ekosistem Pendidikan,...
Perkuat Ekosistem Pendidikan, BTN Teken MoU Strategis dengan UNAIR
Berita Terkini
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Infografis
6 Alasan Ribuan Narapidana...
6 Alasan Ribuan Narapidana Masuk Islam di Penjara AS Setiap Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved