Kirim Surat, MUI Ingatkan Presiden Biden Tak Khianati Janji tentang Palestina

Selasa, 08 Juni 2021 - 10:10 WIB
loading...
A A A
“Pidato Biden ini juga telah meningkatkan harapan yang semakin tinggi untuk bekerjasama dengan Amerika melawan terorisme dan kezaliman di seluruh dunia, di mana umat muslim selama ini banyak menjadi korban. Majelis Ulama Indonesia bersepakat bahwa kezaliman yang dilakukan oleh pemerintah otoriter di Myanmar dan beberapa negara lainnya sebagaimana yang dinyatakan oleh Biden dalam pidatonya harus segera diakhiri. Janji Preseiden harus ditepati, jangan dikhianati,” imbuh surat MUI.

Berikut 8 poin surat MUI yang dikirim kepada Presiden AS Joe Biden.

1. Sejalan dengan isi Pembukaan UUD 1945 Republik Indonesia dan prinsip-prinsip Universal Declaration of Human Rights, MUI menentang dan mengutuk keras tindakan-tindakan teror yang dilakukan oleh siapapaun dan negara manapun.

2. Tindakan brutal militer Israel terhadap Masjid Al-Aqsa dan rakyat Palestina pada bulan suci Ramadhan yang lalu merupakan teror yang sangat keji yang seharusnya tidak sekedar dikutuk, akan tetapi harus dihentikan dan dilawan. Pelaku teror harus diberi sanksi seberat-beratnya. Amerika yang selama ini sangat lantang menyerukan perang melawan terorisme global, harus mampu menunjukkan itikad yang baik dan berani, bersama-sama dengan negara-nagara lain. menghentikan terorisme Israel.

3. MUI mengingatkan kepada Presiden Joe Biden saat pidato kampanyenya di depan umat muslim Amerika Serikat tanggal 22 Juli 2020 bahwa dia berjanji akan memberikan kesempatan luas kepada umat Islam untuk mengajarkan Islam lebih intensif di sekolah-sekolah Amerika Serikat. Bahkan pada kesempatan itu Joe Biden mengutip hadis nabi Muhammad SAW yang artinya “Barangsiapa yang melihat kemungkaran hendaknya meluruskan dengan tanganya. Bila tidak mampu hendaknya dengan lidahnya. Bila juga tidak mampu hendaknya dengan hatinya”. Pidato ini menimbulkan harapan besar bagi umat muslim di seluruh dunia untuk mengembangkan kerjasama dengan Amerika Serikat dalam melawan kemungkaran dan ketidakadilan yang dilakukan oleh penguasa-penguasa yang zalim, termasuk Israel. Umat muslim yang selalu mendambakan keadilan dalam arti yang sesungguhnya, memperoleh harapan dari pidato Biden ini. Karena itu Biden harus membuktikannya.

4. MUI juga mengingatkan kepada Biden bahwa saat terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat, Biden menyampaikan pidato yang sangat penting berjudul “America’s Place in the World” tanggal 4 Februari 2021. Dengan sangat meyakinkan, Biden menegaskan sikap kepemimpinan Amerika melawan Otoritarianisme (kezaliman). Biden telah berjanji akan melakukan upaya-upaya diplomatik untuk membela kemerdekaan Palestina, mendukung dan menjunjung tinggi hak asasi manusia, menghormati hukum, dan memperlakukan manusia dengan hormat. Pidato Biden ini juga telah meningkatkan harapan yang semakin tinggi untuk bekerjasama dengan Amerika melawan terorisme dan kezaliman di seluruh dunia, di mana umat muslim selama ini banyak menjadi korban. Majelis Ulama Indonesia bersepakat bahwa kedholiman yang dilakukan oleh pemerintah otoriter di Myanmar dan beberapa negara lainnya sebagaimana yang dinyatakan oleh Biden dalam pidatonya harus segera diakhiri. Janji Preseiden harus ditepati, jangan dikhianati.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
Heboh! Polisi Geledah...
Heboh! Polisi Geledah Rumah Eks Wamen, 375 Kg Emas Batangan Ditemukan
Makkah Bakal Gelap Gulita...
Makkah Bakal Gelap Gulita di Tanggal Ini, Ada Gerhana Matahari Total!
Rekomendasi
Pemerintah Diminta Percepat...
Pemerintah Diminta Percepat Penanganan Pengungsi Konflik Papua dan Tindak Tegas KKB
Rupiah Belum Menjauh...
Rupiah Belum Menjauh dari Level Rp18.068 per USD, Intip 2 Sentimen Penyebabnya
UNJ Dorong Pendidikan...
UNJ Dorong Pendidikan Inklusif melalui Penguatan Kapasitas Guru di PKBM Ghaisan Cendekia
Berita Terkini
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Infografis
Joe Biden Secara Mental...
Joe Biden Secara Mental Tak Layak Miliki Kode Serangan Nuklir AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved