Di Terowongan Ini Brigade Al-Qassam Baca Al-Qur'an Sambil Siapkan Rudal Hadapi Israel
Jum'at, 04 Juni 2021 - 00:01 WIB
loading...
A
A
A
Anggota unit mengatakan bahwa sekarang mereka memiliki penembak yang memenuhi syarat, dan bahwa "pasukan pendudukan" harus mempertimbangkan mereka secara serius.
Unit itu menambahkan bahwa tentara IDF bersembunyi di parit dan hutan, karena takut dengan unit anti-tank Hamas. Jurnalis itu mengakhiri laporan dengan bertanya: "Apa yang telah Brigade Al-Qassam siapkan untuk korps lapis baja [Israel] jika memutuskan untuk meluncurkan invasi darat ke Jalur Gaza?"
Berikut wawancara jurnalis tersebut para anggota unit anti-tank Brigade Al-Qassam di dalam terowongan bawah tanah yang dirahasiakan di Gaza;
Jurnalis: "Saya sedang berjalan di salah satu terowongan Al-Qassam, di mana unit anti-tank berada. Unit ini diberi misi khusus selama eskalasi baru-baru ini terhadap Jalur Gaza dan melakukan serangan yang berhasil. Kami sekarang akan memiliki misi eksklusif wawancara dengan mereka."
"Pertama, beri tahu kami tentang sifat pekerjaan Anda sebagai unit anti-tank, dalam eskalasi baru-baru ini di Jalur Gaza."
Prajurit 1 Al-Qassam: "Pada hari pertama Battle of the Sword of Jerusalem [Pertempuran Pedang Yerusalem], kami menerima perintah dari komandan kami untuk memuat emplasemen rudal anti-tank, dan untuk menempatkan orang-orang kami dan mujahidin kami di zona pertempuran yang relevan untuk melepaskan tembakan terhadap kendaraan dan pertemuan musuh Zionis di daerah yang berdekatan dengan lokasi kami dan yang berada dalam pandangan kami. Para pejuang dan peralatan yang diperlukan dialokasikan ke semua zona pertempuran, tetapi ketika pertempuran dimulai, musuh menghilang sepenuhnya di parit, di belakang dinding, dan hutan, karena takut menjadi sasaran. Bahkan kekuatan yang digunakan musuh untuk operasi darat yang diklaim menghilang sepenuhnya di hutan."
Unit itu menambahkan bahwa tentara IDF bersembunyi di parit dan hutan, karena takut dengan unit anti-tank Hamas. Jurnalis itu mengakhiri laporan dengan bertanya: "Apa yang telah Brigade Al-Qassam siapkan untuk korps lapis baja [Israel] jika memutuskan untuk meluncurkan invasi darat ke Jalur Gaza?"
Berikut wawancara jurnalis tersebut para anggota unit anti-tank Brigade Al-Qassam di dalam terowongan bawah tanah yang dirahasiakan di Gaza;
Jurnalis: "Saya sedang berjalan di salah satu terowongan Al-Qassam, di mana unit anti-tank berada. Unit ini diberi misi khusus selama eskalasi baru-baru ini terhadap Jalur Gaza dan melakukan serangan yang berhasil. Kami sekarang akan memiliki misi eksklusif wawancara dengan mereka."
"Pertama, beri tahu kami tentang sifat pekerjaan Anda sebagai unit anti-tank, dalam eskalasi baru-baru ini di Jalur Gaza."
Prajurit 1 Al-Qassam: "Pada hari pertama Battle of the Sword of Jerusalem [Pertempuran Pedang Yerusalem], kami menerima perintah dari komandan kami untuk memuat emplasemen rudal anti-tank, dan untuk menempatkan orang-orang kami dan mujahidin kami di zona pertempuran yang relevan untuk melepaskan tembakan terhadap kendaraan dan pertemuan musuh Zionis di daerah yang berdekatan dengan lokasi kami dan yang berada dalam pandangan kami. Para pejuang dan peralatan yang diperlukan dialokasikan ke semua zona pertempuran, tetapi ketika pertempuran dimulai, musuh menghilang sepenuhnya di parit, di belakang dinding, dan hutan, karena takut menjadi sasaran. Bahkan kekuatan yang digunakan musuh untuk operasi darat yang diklaim menghilang sepenuhnya di hutan."
Lihat Juga :