Menlu AS: Solusi Dua Negara Satu-satunya Jalan Bagi Israel-Palestina
Rabu, 26 Mei 2021 - 19:42 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu Presiden Palestina Mahmaoud Abbas mengatakan pemerintahannya siap untuk bekerja secara langsung guna membantu pembangunan kembali Jalur Gaza, sambil menekankan dukungannya untuk perlawanan damai dan populer oleh warga Palestina terhadap kebijakan Israel.
Kunjungan Menteri Luar Negeri AS ini adalah bagian dari tur Timur Tengah yang lebih luas. Ini terjadi setelah gencatan senjata pada Jumat lalu yang mengakhiri 11 hari pemboman hebat Israel di Gaza dan serangan roket dari Jalur Gaza, ketika ketegangan memanas di Yerusalem timur yang dianeksasi dan Tepi Barat yang diduduki.
Eskalasi militer terbaru dimulai setelah bentrokan di kompleks masjid Al-Aqsa Yerusalem, situs tersuci ketiga umat Islam, yang juga dihormati oleh orang Yahudi sebagai Temple Mount.
Serangan udara dan tembakan artileri Israel di Gaza menewaskan 253 warga Palestina, termasuk 66 anak-anak, dan melukai lebih dari 1.900 orang dalam 11 hari konflik sejak 10 Mei, kata kementerian kesehatan di Gaza.
Roket dan tembakan lainnya dari Gaza merenggut 12 nyawa di Israel, termasuk satu anak dan seorang remaja Arab-Israel, seorang tentara Israel, seorang warga negara India dan dua pekerja Thailand, kata petugas medis. Sekitar 357 orang di Israel terluka.
Baca juga: Ditipu Israel, 80 Pejuang Hamas Terkubur di Terowongan Bawah Tanah
Kunjungan Menteri Luar Negeri AS ini adalah bagian dari tur Timur Tengah yang lebih luas. Ini terjadi setelah gencatan senjata pada Jumat lalu yang mengakhiri 11 hari pemboman hebat Israel di Gaza dan serangan roket dari Jalur Gaza, ketika ketegangan memanas di Yerusalem timur yang dianeksasi dan Tepi Barat yang diduduki.
Eskalasi militer terbaru dimulai setelah bentrokan di kompleks masjid Al-Aqsa Yerusalem, situs tersuci ketiga umat Islam, yang juga dihormati oleh orang Yahudi sebagai Temple Mount.
Serangan udara dan tembakan artileri Israel di Gaza menewaskan 253 warga Palestina, termasuk 66 anak-anak, dan melukai lebih dari 1.900 orang dalam 11 hari konflik sejak 10 Mei, kata kementerian kesehatan di Gaza.
Roket dan tembakan lainnya dari Gaza merenggut 12 nyawa di Israel, termasuk satu anak dan seorang remaja Arab-Israel, seorang tentara Israel, seorang warga negara India dan dua pekerja Thailand, kata petugas medis. Sekitar 357 orang di Israel terluka.
Baca juga: Ditipu Israel, 80 Pejuang Hamas Terkubur di Terowongan Bawah Tanah
(ian)
Lihat Juga :