Ratusan Anggota Tim Kampanye Desak Biden Dukung Palestina

Selasa, 25 Mei 2021 - 19:08 WIB
loading...
Ratusan Anggota Tim...
Lebih dari 500 staf yang bekerja pada kampanye Joe Biden saat pemilihan umum 2020, mendesak Presiden AS itu untuk terus mengupayakan hak-hak abadi warga Palestina. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Lebih dari 500 staf yang bekerja pada kampanye Joe Biden saat pemilihan umum 2020 dalam sebuah surat terbuka mendesak Presiden Amerika Serikat (AS) itu untuk meminta pertanggungjawaban Israel atas tindakan mereka baru-baru ini di Gaza. Mereka juga mendesak Biden untuk terus mengupayakan hak-hak abadi bagi warga Palestina.

"Kami menghargai pekerjaan Anda baru-baru ini untuk menjadi perantara perdamaian sementara, dan kami juga mengakui bahwa perdamaian sementara bukanlah resolusi jangka panjang yang sesuai," bunyi surat itu, yang dirilis oleh koordinator kampanye Biden wilayah Arizona, Matan Arad-Neeman. Baca juga: Diskriminatif, WhatsApp Blokir Akun Para Jurnalis di Jalur Gaza

"Kami teguh dalam keyakinan kami bahwa sudah waktunya bagi pemerintahan Anda untuk mengambil langkah konkret untuk mengakhiri pendudukan demi keadilan, perdamaian, dan penentuan nasib sendiri bagi warga Palestina," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Selasa (25/5/2021).

Surat itu meminta Biden untuk menuntut pemerintah Israel mengizinkan koridor kemanusiaan ke Gaza, menyelidiki apakah tindakan Israel melanggar undang-undang yang melarang bantuan AS untuk mendanai militer yang terlibat dalam pelanggaran HAM dan untuk mengakhiri keringanan pajak bagi organisasi yang mendanai penyelesaian wilayah Palestina.

Tim kampanye Biden, dalam suaranya juga mengatakan bahwa mereka yang menandatanganinya bergabung dengan kampanye Biden karena mereka percaya pada visinya tentang sebuah bangsa yang percaya pada hak asasi semua orang.

Mereka mencatat bahwa situasi saat ini adalah Israel merampas perdamaian, keamanan dan penentuan nasib sendiri rakyat Palestina, nilai-nilai yang selalu digaungkan oleh Biden. Baca juga: Gowes Solidaritas Palestina, Masjid dan Musala di BSD Kumpulkan Rp800 Juta untuk Disumbangkan
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
AS Ancam Serang Infrastruktur...
AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!
Rekomendasi
BOLT Berkurban: Satu...
BOLT Berkurban: Satu Momen, Seribu Kebaikan
Mahasiswa UNJ Beraksi,...
Mahasiswa UNJ Beraksi, Pengendara Kompak Bunyikan Klakson sebagai Bentuk Dukungan
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
Berita Terkini
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Infografis
Protes Proyek Nimbus-Dukung...
Protes Proyek Nimbus-Dukung Palestina, Puluhan Karyawan Dipecat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved