Diskriminatif, WhatsApp Blokir Akun Para Jurnalis di Jalur Gaza

Selasa, 25 Mei 2021 - 10:43 WIB
loading...
A A A
Kepala koresponden Al Jazeera di Gaza, Wael al-Dahdouh, mengatakan aksesnya ke WhatsApp diblokir sekitar fajar pada Jumat sebelum diaktifkan kembali pada Senin.

Dia mengatakan wartawan bergabung grup Hamas hanya untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan jurnalistik.

Seorang juru bicara WhatsApp mengatakan perusahaan melarang akun-akun untuk mematuhi kebijakannya "untuk mencegah bahaya serta hukum yang berlaku."

Perusahaan tersebut mengatakan telah menghubungi outlet media selama sepekan terakhir tentang praktiknya. "Kami akan mempekerjakan kembali para jurnalis jika ada yang terkena dampak," ungkap perusahaan itu.

Al Jazeera mengatakan ketika mencari informasi mengenai empat jurnalisnya di Gaza yang terkena dampak pemblokiran, mereka diberitahu Facebook bahwa perusahaan telah memblokir sejumlah grup yang berbasis di Gaza dan akibatnya nomor ponsel jurnalis Al Jazeera yang menjadi bagian dari grup itu diblokir.

Di antara mereka yang terkena dampak pemblokiran WhatsApp adalah dua jurnalis Agence France-Presse (AFP).

Layanan berita internasional yang berbasis di Paris itu mengatakan kepada AP bahwa mereka bekerja dengan WhatsApp untuk memahami apa masalahnya dan memulihkan akun mereka.

Serangan Israel selama 11 hari di Gaza menyebabkan kehancuran yang meluas di seluruh Gaza dengan 248 warga Palestina, termasuk 66 anak-anak dan 39 wanita, tewas dalam pertempuran itu.

Israel mengatakan 12 orang di Israel, termasuk dua anak, juga tewas.

Ini bukan pertama kalinya para jurnalis tiba-tiba dilarang mengakses WhatsApp. Pada 2019, sejumlah jurnalis di Gaza diblokir akunnya tanpa penjelasan. Akun mereka yang bekerja dengan organisasi media internasional dipulihkan setelah menghubungi perusahaan.

Facebook dan platform berbagi foto dan videonya, Instagram, dikritik bulan ini karena menghapus postingan dan akun pengguna yang memposting tentang protes terhadap upaya Israel mengusir warga Palestina dari rumah mereka di lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem timur.

Ini mendorong surat terbuka yang ditandatangani 30 organisasi yang menuntut untuk mengetahui mengapa postingan tersebut telah dihapus.

The New York Times juga melaporkan sekitar 100 grup WhatsApp digunakan ekstremis Yahudi di Israel dengan tujuan melakukan kekerasan terhadap warga Palestina di Israel.

WhatsApp mengatakan tidak memiliki akses ke konten obrolan pribadi orang, tetapi mereka melarang akun ketika informasi yang dilaporkan, mereka yakini menunjukkan pengguna mungkin terlibat aktivitas menyebabkan kerusakan yang akan segera terjadi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Juru Bicara Hamas Lolos...
Juru Bicara Hamas Lolos dari Serangan Israel, Warga Sipil Tewas Dirudal Zionis di Kota Gaza
Abbas Tetapkan 28 November...
Abbas Tetapkan 28 November untuk Pemilu Legislatif Palestina Pertama dalam Lebih dari 20 Tahun
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Adara Ajak Masyarakat...
Adara Ajak Masyarakat Berkarya untuk Al-Aqsa dan Palestina melalui Art & Craft for Palestine
China Uji Coba Rudal...
China Uji Coba Rudal Nuklir dari Kapal Selam, AS hingga Australia Panik
Tragis! Ibu dan 4 Putrinya...
Tragis! Ibu dan 4 Putrinya Tewas dalam Kebakaran Apartemen, Loncat dari Lantai 7
Rekomendasi
Perindo Apresiasi Inisiatif...
Perindo Apresiasi Inisiatif Danantara Bangun Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik di Denpasar Raya
Tambahan Upah Pungut...
'Tambahan Upah Pungut Kae Ono Tho' Jadi Bahasa Kode Bupati Etik Suryani Peras Pegawai BPKAD
Harta Kekayaan Rudi...
Harta Kekayaan Rudi Margono Plt Jampidsus Pengganti Febrie Adriansyah Capai Rp7,2 Miliar, Ini Rinciannya
Berita Terkini
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
AS dan Iran Akan Kembali...
AS dan Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan, tapi Trump punya 1 Syarat, Apa Itu?
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
Infografis
Kapal Bantuan Gaza Dibom...
Kapal Bantuan Gaza Dibom Israel di Perairan Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved