Israel Andalkan Iron Dome, Indonesia Miliki Sistem Rudal Canggih NASAMS
Sabtu, 22 Mei 2021 - 13:24 WIB
loading...
A
A
A
Baterai pertama diharapkan untuk mempertahankan fasilitas pemerintah yang bernilai tinggi, termasuk Istana Negara, dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Baca juga: Rusia Luncurkan Produksi Massal Robot Perang yang Bisa Bertempur Sendiri
Kementerian Pertahanan Indonesia memesan dua baterai NASAMS dari Kongsberg Group dalam kesepakatan senilai USD77 juta.
Sistem ini menggunakan rudal pertahanan udara jarak menengah Raytheon AIM-120 AMRAAM, serupa dengan yang telah digunakan oleh pesawat tempur F-16C/D Fighting Falcon milik TNI Angkatan Udara (TNI-AU). Ini juga cukup kompak untuk dibawa oleh pesawat angkut C-130 Hercules, dan dapat dipasang pada platform mobile.
Ini adalah sistem pertahanan udara berbasis darat TNI yang paling andal, dan mampu melakukan pertempuran jarak menengah hingga 60 kilometer.
TNI berencana untuk memesan unit tambahan meskipun ini masih tunduk pada rencana program modernisasi Kekuatan Esensial Minimum Kementerian Pertahanan.
Baca juga: Rusia Luncurkan Produksi Massal Robot Perang yang Bisa Bertempur Sendiri
Kementerian Pertahanan Indonesia memesan dua baterai NASAMS dari Kongsberg Group dalam kesepakatan senilai USD77 juta.
Sistem ini menggunakan rudal pertahanan udara jarak menengah Raytheon AIM-120 AMRAAM, serupa dengan yang telah digunakan oleh pesawat tempur F-16C/D Fighting Falcon milik TNI Angkatan Udara (TNI-AU). Ini juga cukup kompak untuk dibawa oleh pesawat angkut C-130 Hercules, dan dapat dipasang pada platform mobile.
Ini adalah sistem pertahanan udara berbasis darat TNI yang paling andal, dan mampu melakukan pertempuran jarak menengah hingga 60 kilometer.
TNI berencana untuk memesan unit tambahan meskipun ini masih tunduk pada rencana program modernisasi Kekuatan Esensial Minimum Kementerian Pertahanan.
(min)
Lihat Juga :