Google Maps Bikin Ulah, Gambar Peta Jalur Gaza Tampak Kabur, Ada Apa?

Rabu, 19 Mei 2021 - 15:05 WIB
loading...
A A A
"Kami membutuhkan akses ke resolusi tinggi atas Wilayah Pendudukan Palestina yang sebanding dengan apa yang kami gunakan di bagian lain wilayah itu," papar dia.

BBC berbicara dengan Google dan Apple yang aplikasi pemetaannya juga menampilkan gambar satelit.

Apple mengatakan sedang berupaya memperbarui petanya segera ke resolusi yang lebih tinggi.

Google memberi tahu kami bahwa gambarnya berasal dari berbagai penyedia dan mempertimbangkan "peluang untuk menyegarkan kembali citra satelit(nya) saat citra dengan resolusi lebih tinggi tersedia.”

Tetapi Google menambahkan bahwa "tidak ada rencana untuk dibagikan saat ini".

"Mempertimbangkan pentingnya peristiwa terkini, saya tidak melihat alasan mengapa citra komersial daerah ini harus terus didegradasi dengan sengaja," papar Nick Waters, penyelidik open-source untuk Bellingcat di Twitter.

Platform pemetaan publik, seperti Google Earth dan Apple Maps, mengandalkan perusahaan yang memiliki satelit untuk memasok citra.

Maxar dan Planet Labs, dua perusahaan terbesar di dunia untuk citra satelit, sekarang menyediakan gambar resolusi tinggi Israel dan Gaza.

Gambar dengan kualitas yang jauh lebih tinggi ini dapat menampilkan detail hingga setengah meter atau kurang.

“Sebagai hasil dari perubahan terbaru pada peraturan AS, citra Israel dan Gaza ditampilkan pada resolusi 40 cm,” papar pernyataan Maxar.

Planet Labs mengonfirmasi kepada BBC bahwa mereka memasok citra dengan resolusi 50 cm.

Penyelidik open source, bagaimanapun, sangat bergantung pada perangkat lunak pemetaan yang dapat digunakan secara gratis dan tidak sering memiliki akses langsung ke gambar beresolusi tinggi ini.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Konflik AS-Iran Makin...
Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Serial My Chef In Crime...
Serial My Chef In Crime Segera Tayang di VISION+, Gabungkan Misteri Kriminal dengan Dunia Kuliner
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Berita Terkini
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved