PM Israel Minta AS Waktu Dua Hari Lagi untuk Akhiri Serangan Gaza

Rabu, 19 Mei 2021 - 09:19 WIB
loading...
PM Israel Minta AS Waktu...
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu. Foto/REUTERS
A A A
TEL AVIV - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu meminta pemerintah Amerika Serikat (AS) waktu dua hingga tiga hari lagi sebelum mengakhiri operasi militernya di Jalur Gaza.

Permintaan Netanyahu itu diungkapkan sumber yang mengetahui pembicaraan gencatan senjata antara Israel dan faksi Palestina pada Anadolu Agency.

Sumber, yang berbicara tanpa menyebut nama, mengatakan permintaan Israel datang setelah Washington menekan Netanyahu pada Minggu dan Senin untuk mengakhiri agresi di wilayah Gaza.

Baca juga: Duka di Gaza, Al Hadidi Kehilangan Semua Anggota Keluarga, Hanya Tersisa 1 Bayi

Sementara itu, Barak Rafid, koresponden politik dari media lokal Israel Walla, mengatakan kepada CNN bahwa, “Tentara akan membutuhkan 24-48 jam untuk menyelesaikan operasi di Gaza."

Baca juga: Penderitaan Rakyat Gaza Tak Berujung, Krisis Air dan Listrik Kian Parah

"Pesan dari pemerintahan (Presiden AS) Joe Biden kepada Israel adalah bahwa waktu untuk (menghentikan) operasi sudah hampir habis," papar dia.

Baca juga: Bahrain Bongkar Jaringan Pencucian Uang Iran Senilai Rp19 Triliun

Menyusul panggilan telepon antara Biden dan Netanyahu tadi malam, Gedung Putih mengatakan dalam pernyataan, “Biden menyatakan dukungannya untuk gencatan senjata dan membahas keterlibatan AS dengan Mesir dan mitra lainnya untuk mencapai tujuan itu."

“Selama panggilan telepon itu, Biden menegaskan kembali dukungan tegasnya untuk hak Israel mempertahankan diri dari serangan roket tanpa pandang bulu," papar pernyataan Gedung Putih.

Namun, sumber yang mengetahui detail kontak gencatan senjata menunjukkan Netanyahu menolak membuat komitmen apa pun sebagai imbalan atas gencatan senjata.

Badan Penyiaran Publik Israel (IPBC), mengutip sumber-sumber Israel yang mengetahui pembicaraan gencatan senjata yang sedang berlangsung.

“Ada tanda-tanda optimisme mengenai kemungkinan mengakhiri operasi militer di Jalur Gaza. Kantor Netanyahu, bagaimanapun, membantah rumor tersebut,” ungkap laporan IPBC.

Menteri Energi Israel Yuval Steinitz mengatakan kepada saluran itu bahwa dia mengesampingkan kemungkinan mengakhiri operasi militer di Jalur Gaza dalam beberapa hari mendatang.

Sekitar 213 warga Palestina telah tewas, termasuk 61 anak-anak dan 36 wanita, dan 1.400 lainnya terluka dalam serangan Israel di Jalur Gaza sejak 10 Mei, menurut Kementerian Kesehatan Palestina. Sepuluh orang Israel juga tewas dalam konflik itu.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
BMKG Peringatkan Siklon...
BMKG Peringatkan Siklon Tropis Mekkhala Menguat, Wilayah Ini Berpotensi Diterjang Gelombang Tinggi
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Berita Terkini
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
Infografis
Anggaran Militer Israel...
Anggaran Militer Israel Tahun 2024, Mayoritas untuk Perang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved