Brutalnya Pemboman Israel, 42.000 Warga Gaza Mengungsi dan Terlantar
Selasa, 18 Mei 2021 - 17:42 WIB
loading...
A
A
A
Pada saat yang sama, UNRWA mengatakan, “Delapan keluarga pengungsi Palestina yang telah tinggal selama beberapa dekade di lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur terus menghadapi penggusuran paksa dalam waktu dekat, menempatkan mereka pada risiko pemindahan paksa yang lebih tinggi."
Baca juga: Israel Gempur Lebanon setelah Enam Roket Diluncurkan ke Perbatasan
"Peningkatan kekerasan dan ancaman perampasan terbaru ini adalah bagian dari (malapetaka) Nakba yang sedang berlangsung. Baik penggusuran paksa yang akan segera terjadi terhadap penduduk Sheikh Jarrah maupun serangan udara yang sedang berlangsung di Gaza merupakan insiden yang terisolasi," ungkap pernyataan UNRWA.
“Itu terjadi ketika jumlah korban tewas dari serangan Israel yang sedang berlangsung di Gaza yang terkepung melonjak menjadi 212 orang,” papar pernyataan Kementerian Kesehatan Palestina.
“Angka suram itu termasuk 61 anak-anak, 35 wanita dan 16 orang lanjut usia,” ungkap kementerian itu, sementara 1.400 orang terluka dalam serangan Israel itu.
Militer Israel telah melancarkan serangan di wilayah kantong Palestina sejak 10 Mei, meninggalkan jejak kerusakan besar-besaran di seluruh wilayah pantai.
Baca juga: Israel Gempur Lebanon setelah Enam Roket Diluncurkan ke Perbatasan
"Peningkatan kekerasan dan ancaman perampasan terbaru ini adalah bagian dari (malapetaka) Nakba yang sedang berlangsung. Baik penggusuran paksa yang akan segera terjadi terhadap penduduk Sheikh Jarrah maupun serangan udara yang sedang berlangsung di Gaza merupakan insiden yang terisolasi," ungkap pernyataan UNRWA.
“Itu terjadi ketika jumlah korban tewas dari serangan Israel yang sedang berlangsung di Gaza yang terkepung melonjak menjadi 212 orang,” papar pernyataan Kementerian Kesehatan Palestina.
“Angka suram itu termasuk 61 anak-anak, 35 wanita dan 16 orang lanjut usia,” ungkap kementerian itu, sementara 1.400 orang terluka dalam serangan Israel itu.
Militer Israel telah melancarkan serangan di wilayah kantong Palestina sejak 10 Mei, meninggalkan jejak kerusakan besar-besaran di seluruh wilayah pantai.
Lihat Juga :