China Tak Terima Roketnya yang Jatuh ke Bumi Dikritik AS

Senin, 10 Mei 2021 - 10:33 WIB
loading...
China Tak Terima Roketnya...
Roket Long March 5B milik China. Foto/REUTERS
A A A
BEIJING - China tidak terima dengan kritik para ilmuwan Amerika Serikat (AS) dan NASA terkait jatuhnya badan roket Long March 5B seberat 18 ton ke Samudra Hindia. Puing-puing roket itu jatuh di dekat Maladewa.

Melalui The Global Times yang jadi corongnya, pemerintah China mencap para pengkritik tersebut "cemburu".

Baca juga: Ikut Campur Papua Barat, Batalion di PNG Siap Perang dengan Indonesia

Media pemerintah itu mengeklaim puing-puing roket mendarat di garis 72,47 derajat Bujur Timur dan 2,65 derajat Lintang Utara pada Minggu sore setelah diluncurkan lebih dari seminggu yang lalu.

Situasi tersebut menimbulkan kritik keras dari pihak AS. Administrator NASA Bill Nelson mengatakan; "China gagal memenuhi standar yang bertanggung jawab mengenai puing-puing ruang angkasa mereka".

Pakar lain juga mempertanyakan keputusan China untuk mengizinkan peristiwa semacam itu terjadi, mengeklaim bahwa hal itu dapat menimbulkan konsekuensi yang mengerikan.

Sekarang, China telah membalas kritiknya dengan laporan terbaru di The Global Times yang mengecam para ilmuwan AS dan NASA atas apa yang mereka sebut "hype yang tak tahu malu" Amerika tentang peristiwa puing-puing untuk "mendiskreditkan" industri kedirgantaraan China.

Outlet media tersebut mengeklaim tidak ada cara untuk sepenuhnya mengontrol bagaimana puing-puing roket jatuh kembali ke Bumi."Dan tidak ada bukti yang membuktikan bahwa titik pendaratan puing-puing roket AS lebih terkendali dibandingkan dengan China," tulis media tersebut, Senin (10/5/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Fakta Kepulauan Chagos...
3 Fakta Kepulauan Chagos yang Akan Dibeli AS, Salah Satunya Jadi Kekuatan Militer Amerika-Inggris
Israel Pecat Wakil Bos...
Israel Pecat Wakil Bos Mossad setelah Gagal Operasi Runtuhkan Rezim Iran
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
BYD, Nio, CALB Terdaftar...
BYD, Nio, CALB Terdaftar dalam Daftar Perusahaan Militer China oleh Pentagon
Iran Tembakkan 7 Rudal...
Iran Tembakkan 7 Rudal Balistik ke Kuwait, Balas Serangan AS di Pulau Qeshm dan Goruk
Iran Serang Israel Lagi,...
Iran Serang Israel Lagi, Ledakan Guncang Yerusalem
Rekomendasi
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026: Lewandowski hingga Tonali
Profesor Ahli Gizi dan...
Profesor Ahli Gizi dan Dokter Anak Bakal Direkrut sebagai Dewan Pengarah BGN
Diwarnai Penguatan 307...
Diwarnai Penguatan 307 Saham, IHSG Dibuka Berbalik Menghijau ke 5.344
Berita Terkini
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
4 Alasan Iran Kembali...
4 Alasan Iran Kembali Gempur Israel, Ingin Tunjukkan Solidaritas ke Hizbullah
Israel Pecat Wakil Bos...
Israel Pecat Wakil Bos Mossad setelah Gagal Operasi Runtuhkan Rezim Iran
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Israel Bakal Sendirian Melawan Iran Jika Tingkatkan Konflik!
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved